Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) saat melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Pompa Solar Jadi Tenaga Surya, UPN Veteran Jakarta Ubah Lahan Vokasi Subang Makin Canggih

Kampus

JAWA BARAT – SMKN 1 Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat mengalami perkembangan menarik. Kini, pengelolaan irigasi pertaniannya memasuki babak baru yang serba otomatis dan ramah lingkungan.

Langkah transformatif tersebut terwujud berkat tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNV Jakarta) yang resmi menerapkan sistem irigasi cerdas (Smart Irrigation System) berbasis internet untuk segala (Internet of Things/IoT) dan energi surya di lahan praktik sekolah tersebut.

Baca juga :  PSKP-INSTIPER Yogyakarta Gagas Pertemuan FoSI-2022 Membahas Persoalan Kelapa Sawit

Sebelum teknologi tersebut hadir, pengelolaan lahan pabrik pembelajaran (Teaching Factory) seluas 1 hektare di sekolah tersebut masih mengandalkan cara konvensional. Penyiraman lahan membutuhkan waktu hingga 10 jam dalam satu sesi dengan menghabiskan sekitar 10 liter bahan bakar solar untuk menggerakkan pompa diesel. Selain boros biaya dan energi, penyiraman manual tanpa pengukur kelembapan tanah yang presisi sering kali membuat tanaman mengalami kelebihan atau kekurangan air.

Menjawab tantangan tersebut, tim UPNV Jakarta merancang inovasi yang mengintegrasikan sensor kelembapan tanah, mikrokontroler ESP32, relay, katup selenoida, hingga pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sistem mandiri (off-grid).

Perangkat sensor membaca kondisi aktual tanah secara otomatis, lalu mengirimkan data ke mikrokontroler untuk mengaktifkan pompa air dan katup penyiraman sesuai kebutuhan riil tanaman. Bahkan, seluruh aktivitas tersebut bisa dipantau secara langsung melalui papan pantau digital (dashboard).

Ketua Tim Pelaksana UPNV Jakarta Mohammad Rachman Waluyo menjelaskan, program yang mendapat pembiayaan BIMA Kemendiktisaintek Tahun 2026 tersebut dirancang tidak sekadar sebagai alat bantu irigasi. Namun, menjadi media edukasi nyata bagi para siswa vokasi. Pihaknya sengaja menghadirkan teknologi yang terukur agar para siswa bisa merasakan langsung pengalaman mengoperasikan serta merawat perangkat smart farming modern.

“Melalui program Smart Irrigation System ini, kami ingin menghadirkan sebuah teknologi yang tidak hanya dapat membantu proses pengelolaan irigasi menjadi lebih terukur, tetapi juga bisa menjadi sarana pembelajaran nyata bagi siswa. Mereka tidak hanya mempelajari konsep Internet of Things dan energi terbarukan secara teori, tetapi juga dapat terlibat langsung dalam pengoperasian dan pemeliharaan teknologi tersebut,” papar Rachman.

Pengembangan teknologi tersebut turut melibatkan dosen UPNVJ lainnya. Seperti Yulizar Widiatama, Henry Binsar Hamongan Sitorus, dan Donny Montreano. Mereka juga dibantu tiga mahasiswa, yaitu Raulbie Kevinanda Raco, Hilmi Fairuz Faturrohman, dan Aydin Rafal Rachmuji.

Kolaborasi lintas generasi tersebut mendampingi pihak sekolah mulai dari survei kelayakan, instalasi jaringan perpipaan, pelatihan operasional, hingga penyusunan modul serta Prosedur Operasional Standar (SOP).

Pemanfaatan energi bersih juga menjadi nilai tambah utama dari inovasi ini.

Menurut Rachman Waluyo, integrasi otomasi dan pemanfaatan energi terbarukan memberikan gambaran utuh bagi generasi muda tentang masa depan sektor agrikultur yang efisien dan ramah lingkungan.

“Penerapan teknologi ini tidak hanya mengintegrasikan otomasi dan sistem sensor, tetapi juga memperkenalkan pemanfaatan energi terbarukan dalam kegiatan pertanian,” tegas Rachman Waluyo.

Ke depan, UPNV Jakarta bersama SMKN 1 Ciasem akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan berkala terhadap seluruh komponen sistem irigasi cerdas ini. Langkah berkelanjutan ini diharapkan mampu mencetak SDM muda yang siap memimpin transformasi pertanian digital nasional.

Inovasi irigasi cerdas berbasis energi terbarukan ini menjadi bukti nyata, modernisasi pertanian tidak lagi sebatas teori di ruang kelas. Namun merupakan langkah konkret menuju ketahanan pangan berbasis teknologi tinggi.(Heroe)

energi surya internet internet of things IoT irigasi Jawa Barat Kabupaten Subang lahan pabrik pembelajaran lahan praktik sekolah off-grid pembangkit listrik tenaga surya Pengabdian Kepada Masyarakat pertanian PKM PLTS sistem irigasi cerdas sistem mandiri Smart Irrigation System SMKN 1 Ciasem Teaching Factory Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta UPNV Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts