Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon yang menyempatkan diri menyapa dan berfoto bersama para penampil.
Seputar Jogjakarta

Macapath Project Hidupkan Nuansa Budaya di Hari Filateli Nasional

YOGYAKARTA – Peringatan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 di Grha Budaya Taman Budaya Embung Giwangan, Minggu (29/3/2026), tak hanya menghadirkan deretan koleksi prangko dan diskursus filateli. Namun, juga mempertemukan publik dengan kekayaan tradisi lisan Jawa melalui penampilan komunitas Macapath Project. Di tengah rangkaian acara yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 16.00 WIB, Macapath Project hadir

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta dukung acara HFN 2026.
Seputar Jogjakarta

Kundho Kabudayan Kota Yogyakarta Dukung Hari Filateli Nasional 2026 di Embung Giwangan

YOGYAKARTA – Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta mendukung penyelenggaraan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 yang akan digelar di Taman Budaya Embung Giwangan, pada Minggu (29/3/2026). Kegiatan tersebut bakal diselenggarakan Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PFI) bersama Kementerian Kebudayaan RI dan Kementerian Komunikasi dan Digital RI. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat filateli sebagai medium

Melalui Program Setu Sinau ing Malioboro, pengunjung diajak mengikuti kelas-kelas budaya di ruang publik dengan konsep santai, terbuka, dan interaktif.
Seputar Jogjakarta

Pengunjung Malioboro Kini Bisa Mendapat Pengalaman Berbeda lewat Setu Sinau

YOGYAKARTA – Kini, kawasan Jalan Malioboro menawarkan pengalaman wisata yang tidak hanya berbelanja dan berfoto. Melalui Program Setu Sinau ing Malioboro, pengunjung diajak mengikuti kelas-kelas budaya di ruang publik dengan konsep santai, terbuka, dan interaktif. Program yang digagas Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta ini diluncurkan pada Sabtu (14/2/2026) pukul 07.00–09.00 WIB di sepanjang Jalan

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Yetti Martanti SSos, MM bersama anak-anak SDN Ungaran 1, Kota Yogyakarta.
Seputar Jogjakarta

Datangi SDN Ungaran 1, Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta Gelar  Resital Dalang Anak “Sena Ngundhuh Layangan”

Untuk Tumbuhkan Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan YOGYAKARTA – Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta memperkuat komitmen pelestarian seni pedalangan dan pendidikan lingkungan bagi generasi muda. Kali ini, menggelar kegiatan “Anak Sekolah Peduli Sampah dengan Media Edukasi Pengelolaan Sampah & Pertunjukan Wayang Anak.” Kegiatan ini digelar di SDN Ungaran 1 Yogyakarta, Jumat (14/11/2025). Program tersebut menghadirkan

Kolaborasi antara para talenta bahasa dan sastra binaan Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta dengan para musisi itu menciptakan harmoni lintas genre yang memikat.
Seputar Jogjakarta

Kumandhang Swarane: Saat Talenta Muda dan Macapath Project Satukan Irama Tradisi-Modern

YOGYAKARTA – Langit malam Yogyakarta jadi kanvas bagi alunan gamelan yang berpadu dengan riuh gitar dan drum. Perpaduan gamelan, musik rock, dan tembang macapat menggema di Amphitheatre Taman Budaya Embung Giwangan, Jumat malam (8/8/2025). Kolaborasi antara para talenta bahasa dan sastra binaan Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta dengan para musisi itu menciptakan harmoni lintas genre yang

Rangkaian kegiatan budaya RUMAKET (Ruang Masyarakat Ketemu) 2025 resmi dibuka.
Seputar Jogjakarta

RUMAKET 2025: Menyulam Wastra, Merawat Kriya, Menjadi Ksatria

YOGYAKARTA – Rangkaian kegiatan budaya RUMAKET (Ruang Masyarakat Ketemu) 2025 resmi dibuka pada Selasa (5/8/2025) di Grha Taman Budaya Embung Giwangan, Yogyakarta. Program budaya tahunan yang mengangkat warisan budaya takbenda ini akan berlangsung hingga Sabtu (9/8/2025), menghadirkan berbagai kegiatan yang menyentuh lintas generasi. Acara pembukaan dimulai pukul 14.00 WIB dengan penampilan istimewa dari Adimas Albi

Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 resmi ditutup.
Seputar Jogjakarta

Panggung Penutupan Festival Sastra Yogyakarta 2025: Selebrasi Sastra di Tengah Lautan Penonton

YOGYAKARTA – Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 resmi ditutup pada Senin (4/8/2025) dengan pertunjukan selebratif yang menghadirkan kolaborasi musik, puisi, pertunjukan teaterikal, dan pembacaan prosa. Panggung penutupan yang digelar pukul 19.30 WIB di Amphitheater Taman Budaya Embung Giwangan menjadi puncak dari enam hari perayaan sastra yang sarat refleksi, perjumpaan, dan kolaborasi lintas generasi serta komunitas.

Diskusi bertajuk Sastra Timur Tengah / Terjemahan Sastra Timur Tengah menjadi salah satu sesi penting dalam hari kedua Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025.
Seputar Jogjakarta

Menyelami Makna dan Tantangan Terjemahan Sastra Timur Tengah

YOGYAKARTA – Diskusi bertajuk Sastra Timur Tengah / Terjemahan Sastra Timur Tengah menjadi salah satu sesi penting dalam hari kedua Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025, Kamis (31/7/2025). Bertempat di Panggung Pasar Sastra, Grha Budaya Taman Embung Giwangan, sesi ini menghadirkan tiga narasumber yang aktif dalam dunia sastra dan budaya: Aguk Irawan, Bernando J. Sujibto, dan

FSY 2025 menghadirkan program Temu Penerbit: Bersama Bentang Pustaka sebagai salah satu upaya memperkuat ekosistem literasi dan penerbitan di Tanah Air.
Seputar Jogjakarta

Festival Sastra Yogyakarta 2025 Fasilitasi Dialog Penulis dan Penerbit

YOGYAKARTA – Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 menghadirkan program Temu Penerbit: Bersama Bentang Pustaka sebagai salah satu upaya memperkuat ekosistem literasi dan penerbitan di Tanah Air. Acara ini digelar pada Kamis (31/7/2025) di Grha Budaya Taman Budaya Embung Giwangan, dan berlangsung selama tujuh jam, mulai pukul 14.00 hingga 21.00 WIB. Program ini menjadi ruang interaktif

Seniman Danang Rusmandoko saat tampil di FSY 2025.
Seputar Jogjakarta

Sastra Surup dan Nuansa Senja di Festival Sastra Yogyakarta 2025

YOGYAKARTA – Pertunjukan bertajuk Panggung Surup: Sastra Surup menjadi salah satu sesi reflektif dalam hari kedua Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025, Kamis (31/7/2025). Digelar pukul 16.30–18.00 WIB di Panggung Teras, Grha Budaya Embung Giwangan, program ini menyuguhkan pertunjukan sastra performatif yang memadukan puisi, musik, dan monolog dalam balutan suasana senja. Mengambil latar waktu surup—saat matahari