Kegiatan Sinau Aksara Jawa dalam program Setu Sinau berlangsung meriah.
Seputar Jogjakarta

Sinau Aksara Jawa di Setu Sinau Hadirkan Wayah Dalem Hamengku Buwono X

Meski Lesehan, Para Peserta Berjejal Ikuti Pembelajaran YOGYAKARTA – Kegiatan Sinau Aksara Jawa dalam program Setu Sinau berlangsung meriah. Acara tersebut berlangsung di trotoar depan Benteng Vredeburg, pekan lalu (1/8/2026). Area belajar dipenuhi peserta dari berbagai kalangan yang berjejal sejak kegiatan dimulai. Antusiasme peserta terlihat dari semangat mengikuti setiap sesi pembelajaran. Hadir sebagai instruktur utama

para generasi Z tengah mengikuti lomba.
Seputar Jogjakarta

Di tengah Arus Digital, Masih Banyak Generasi Z Mencintai Bahasa Jawa

YOGYAKARTA – Kecintaan terhadap bahasa Jawa ternyata tidak memudar di tengah derasnya arus digital. Di Kota Yogyakarta, generasi Z justru menunjukkan cara baru dalam merawat bahasa, sastra, dan aksara Jawa. Mereka tidak selalu hadir melalui ruang-ruang tradisional. Namun, dengan mengekspresikannya lewat kreativitas, semangat belajar, dan keberanian tampil di berbagai ajang apresiasi budaya. Fenomena tersebut tercermin

Pemberian penghargaan pada pemenang gelaran kompetisi Bahasa dan Sastra Kota Yogyakarta Tahun 2024 di Taman Budaya Embung Giwangan.
Seputar Jogjakarta

Perkuat Jaringan Para Pelestari Sastra Tradisional, Adakan Kompetisi Bahasa Dan Sastra Kota Yogyakarta 2024

YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta melakukan upaya yang serius dan sistematis agar generasi muda tidak kehilangan akses dan apresiasi terhadap kekayaan budaya mereka sendiri. Salah satunya melalui penyelenggaraan Kompetisi Bahasa dan Sastra tahun 2024 ini. “Pelestarian bahasa, sastra, dan aksara Jawa di Kota Yogyakarta tidak hanya sekadar menjaga

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta Yetti Martanti.
Seputar Jogjakarta

Pemkot Yogya Wujudkan Komitmen untuk Melestarikan dan Mengembangkan Aksara Jawa

YOGYAKARTA – Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta terus menjaga keberlangsungan pelestarian dan pengembangan aksara Jawa. Hal ini merupakan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta yang diturunkan ke dinas terkait. Kali ini, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta memberikan pembekalan pada pegawai di lingkungan Pemkot Yogyakarta dengan lokakarya penulisan aksara Jawa melalui inovasi konsep planologi etnomatematika di Kawasan

Para mahasiswi UNY yang menciptkan cardigan anti-doplet.
Kampus

Sekelompok Mahasisiwi UNY Ciptakan Cardigan Ecoprint Stylish Beraksen Aksara Jawa  

YOGYAKARTA – Produk fashion merupakan produk yang diminati masyarakat. Saat ini, didukung cara berpikir masyarakat bahwa fashion merupakan sesuatu yang tidak boleh ditinggalkan dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai jenis busana ditawarkan pada masyarakat. Mulai dari pakaian anak-anak, pakaian laki-laki maupun perempuan, hingga outer. Outer merupakan baju yang dipakai sebagai luaran dan digunakan dalam suatu outfit. Salah