Pemkab Merangin sosialisasi Program Sekolah Ramah Anak.
Nasional

Tekan Angka Kekerasan di Sekolah, Pemerintah Kabupaten Merangin Jambi Gencarkan Program Sekolah Ramah Anak

JAMBI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin berkomitmen dalam meningkatkan perlindungan anak di lingkungan pendidikan. Ini dibuktikan dengan diadakannya Sosialisasi Sekolah Ramah Anak (SRA) di Aula Depati Payung Bappeda Merangin, Selasa (18/11/2025). Acara sosialiasi tersebut dibuka Asisten I Setda Merangin Sukoso, yang hadir mewakili Bupati Merangin, M. Syukur. Turut hadir, Ketua TP-PKK Merangin Lavita, Kepala Dinas

Program pameran yang menyoroti perkembangan sastra anak melalui arsip dan ilustrasi ini menjadi salah satu agenda literasi penting di Yogyakarta.
Seputar Jogjakarta

Pilih Bentara Budaya Yogyakarta, Gelar Pameran Arsip dan Ilustrasi “Petak Umpet Sastra Anak”

YOGYAKARTA – Pameran Arsip dan Ilustrasi “Petak Umpet Sastra Anak” yang berlangsung di Bentara Budaya Yogyakarta pada 7–16 November 2025 resmi ditutup Minggu (16/11/2025). Program pameran yang menyoroti perkembangan sastra anak melalui arsip dan ilustrasi ini menjadi salah satu agenda literasi penting di Yogyakarta, terutama dalam upaya mendorong ekosistem sastra anak yang inklusif dan edukatif.

Diskusi bertajuk “Susur Galur VI: Komunitas Meluas” menjadi salah satu penutup penting dalam rangkaian Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025.
Seputar Jogjakarta

Komunitas Sastra Menembus Batas: Diskusi “Susur Galur VI” Bahas Kolaborasi Lintas Negara

YOGYAKARTA – Diskusi bertajuk “Susur Galur VI: Komunitas Meluas” menjadi salah satu penutup penting dalam rangkaian Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025, Senin (4/8/2025). Bertempat di Panggung Pasar Sastra, Grha Budaya Embung Giwangan, Taman Budaya Embung Giwangan, sesi yang berlangsung pukul 13.00–15.00 WIB ini mengangkat perbincangan seputar kerja sama internasional dalam ranah komunitas sastra dan literasi

Diskusi bertajuk “Susur Galur IV: Komunitas Melintas” menjadi salah satu sesi reflektif dalam rangkaian Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025.
Seputar Jogjakarta

Sastra Menyeberang Medium: Komunitas dan Kolaborasi dalam Susur Galur IV FSY 2025

YOGYAKARTA – Diskusi bertajuk “Susur Galur IV: Komunitas Melintas” menjadi salah satu sesi reflektif dalam rangkaian Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025. Digelar di Panggung Pasar Sastra, Grha Budaya Embung Giwangan, Sabtu (3/8/2025) pukul 15.30–17.30 WIB, sesi ini menyoroti jejak dan transformasi komunitas sastra serta keterkaitannya dengan praktik seni lintas disiplin. Diskusi menghadirkan tiga tokoh dari

Program Silent Reading bersama Perpustra. Program ini digelar Sabtu (2/8/2025), pukul 16.30–18.00 WIB, di selasar Grha Taman Budaya Embung Giwangan.
Seputar Jogjakarta

Silent Reading Bersama Perpustra: Ruang Sunyi di Tengah Riuh Festival Sastra Yogyakarta 2025

YOGYAKARTA – Di tengah riuh diskusi dan pertunjukan panggung, Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 menghadirkan ruang jeda yang tenang dan reflektif melalui program Silent Reading bersama Perpustra. Program ini digelar Sabtu (2/8/2025), pukul 16.30–18.00 WIB, di selasar Grha Taman Budaya Embung Giwangan, dan menjadi salah satu sesi paling sunyi namun bermakna dalam rangkaian festival. Berbeda

Diskusi bertajuk Sastra Timur Tengah / Terjemahan Sastra Timur Tengah menjadi salah satu sesi penting dalam hari kedua Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025.
Seputar Jogjakarta

Menyelami Makna dan Tantangan Terjemahan Sastra Timur Tengah

YOGYAKARTA – Diskusi bertajuk Sastra Timur Tengah / Terjemahan Sastra Timur Tengah menjadi salah satu sesi penting dalam hari kedua Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025, Kamis (31/7/2025). Bertempat di Panggung Pasar Sastra, Grha Budaya Taman Embung Giwangan, sesi ini menghadirkan tiga narasumber yang aktif dalam dunia sastra dan budaya: Aguk Irawan, Bernando J. Sujibto, dan

Diskusi “Talkshow: Sastra Pesantren” pada acara FSY 2025.
Seputar Jogjakarta

Sastra Pesantren dan Perjalanan Spiritualitas di FSY 2025

YOGYAKARTA – Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 terus memperluas cakupan literasinya dengan mengangkat tema inklusif dalam diskusi “Talkshow: Sastra Pesantren”, Kamis (31/7/2025). Acara berlangsung pukul 15.30–17.30 WIB di Panggung Pasar Sastra, Grha Budaya Taman Budaya Embung Giwangan. Diskusi ini menjadi ruang reflektif untuk menelaah dinamika sastra pesantren sebagai bagian dari warisan intelektual dan spiritual Islam

Tiga narasumber lintas generasi dihadirkan pada hari pertama FSY 2025.
Seputar Jogjakarta

Di Festival Sastra Yogyakarta 2025, Ramai-Ramai Bahas George Orwell dan Relevansi Sastra Kritis

YOGYAKARTA – Diskusi bertajuk “Orwell dan Dunia Sastra Indonesia” menjadi salah satu sesi intelektual yang mengisi hari pertama Pasar Buku Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025, Rabu (30/7/2025). Bertempat di Panggung Pasar Sastra, Grha Budaya Embung Giwangan, diskusi ini menghadirkan tiga narasumber lintas generasi. Yakni, Dyaz Infoly, An Ismanto, dan Erika Rizqi. Selama lebih dari dua

diskusi bertajuk Balai Bahasa SIYAGA: Menjulang dengan Bahasa Indonesia, Mengakar dengan Bahasa Jawa.
Seputar Jogjakarta

Menjulang dengan Bahasa Indonesia, Mengakar dengan Bahasa Jawa: Refleksi di Era Digital

YOGYAKARTA – Dalam rangkaian Festival Sastra Yogyakarta 2024, diskusi bertajuk Balai Bahasa SIYAGA: Menjulang dengan Bahasa Indonesia, Mengakar dengan Bahasa Jawa menjadi panggung penting untuk merefleksikan keberadaan dua bahasa utama Indonesia di era digital. Berlangsung di Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) Yogyakarta, acara ini digelar Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta. Diskusi menghadirkan narasumber utama

Rangkaian Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2024, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta gelar diskusi.
Seputar Jogjakarta

Rangkaian FSY 2024, Gelar Diskusi SIYAGA Bertema Sastra, Alih Wahana, dan Hak Cipta

YOGYAKARTA – Diskusi bertajuk SIYAGA: Sastra, Alih Wahana, dan Hak Cipta menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2024. Acara ini digelar di Taman Budaya Embung Giwangan, Kamis (28/11/2024), dengan menghadirkan sineas Ajish Dibyo (JAFF Jogja) dan penulis Dyah Merta (Komunitas Alinea) sebagai narasumber, dengan moderator Asef Saeful Anwar. Diskusi tersebut membahas