Rektor UWM Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec..
Kampus

Tunda Pemilu 2024, Bakal Picu Kontraksi Politik dan Konflik Besar

YOGYAKARTA – Gagasan menunda pemilihan umum (Pemilu) 2024 tidak memiliki dasar konstitusi dan efeknya lebih besar dari segi ekonomi politik. Kerugian yang paling mendasar mengamini gagasan tersebut adalah memicu krisis politik atau kontraksi sosial, ekonomi, politik, alias konflik besar. Ujungnya, hasil penundaan tidak bisa mencerminkan jaminan kelangsungan ekonomi lebih baik. Sebaliknya, justru dampaknya yang negatif

Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) Prof. Dr.Edy Suandi Hamid, M.Ec.
Kampus

Penundaan Pemilu 2024 Runtuhkan Demokrasi dan Ekonomi

YOGYAKARTA – Gagasan penundaan pemilihan umum (Pemilu) 2024 sebagai ekspresi dari kelompok kepentingan dalam kekuasaan yang ingin memuaskan syahwat politik dan terus menikmati candu kekuasaan. Tidak ada alasan yang signifikan mengesahkan gagasan penundaan sebagai keputusan politik. Apabila dipaksakan, justru menghancurkan demokrasi dan ekonomi nasional. “Gagasan penundaan pemilu itu hanya akal-akalan dan itu mencerminkan ada defisit