Perpustakaan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Perpustakaan UGM Yogyakarta Simpan Koleksi 423.979 Judul Buku

Kampus

YOGYAKARTA – Keberadaan perpustakaan menjadi bagian penting bagi perguruan tinggi. Tidak heran, banyak orang mengibaratkan bahwa perpustakaan tidak ubahnya jendela dunia. Di tempat itu, kita bisa mendapat segala macam informasi soal pengetahuan yang bisa diakses lewat buku atau jurnal internasional.

Begitupun dengan Perpustakaan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Perpustakaan menyimpan banyak koleksi buku tercetak maupun digital dari beragam kluster ilmu. Di kampus Bulaksumur, selain ada Perpustakaan UGM sebagai perpustakaan universitas, ada juga perpustakaan fakultas dan sekolah yang menyimpan koleksi dari ranah bidang ilmu yang digeluti di setiap masing fakultas.

Baca juga :  Gelar Festival Desa Wisata Blora 2023, KKN UGM Ikut Promosikan Potensi Desa

Perpustakaan UGM berada di selatan Gedung Pusat. Gedung lima lantai ini menempati bekas Gedung Konferensi Kolombo pada tanggal 19 Desember 1959, yang lebih dikenal sebagai Perpustakaan UGM Unit II dengan luas bangunan 4.461 meter persegi.

Sebelum berada di selatan Gedung Pusat, awalnya perpustakaan UGM berdiri berdiri pada 1 Maret 1951 di Jalan Panembahan Senopati yang sekarang menjadi Hotel Limaran. Saat itu, kampus UGM masih berada di lingkungan keraton.

Setelah kampus UGM mulai terbangun di Kompleks Bulaksumur, Perpustakaan UGM berpindah ke Sekip Unit V pada tanggal 31 Juli 1975. Hingga 1 April 2012, semua unit di Perpustakaan UGM menempati satu lokasi. Yakni, di Bulaksumur Nomor 16 Yogyakarta dengan penambahan dua gedung baru yang diharapkan Perpustakaan UGM bisa lebih maksimal dalam melayani penggunanya.

Kepala Perpustakaan UGM Dra Nawang Purwanti MLib mengatakan, Perpustakaan UGM sebagai perpustakaan perguruan tinggi yang unggul, berwawasan global, handal dalam mendukung pendidikan dan pembelajaran inovatif, serta penelitian yang berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

“Perpustkaan UGM itu bisa menjadi mitra civitas akademika dalam melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang unggul dan berkelanjutan,” kata Nawang, di Kampus UGM, pekan lalu (11/8/2023).

Seiring perkembangan teknologi dengan revolusi industri 4.0 yang ditengarai dengan kehadiran kecerdasan buatan, otomatisasi, bioteknologi, dan lain sebagainya, mendorong kompleksitas tantangan pendidikan dan pengajaran di institusi pendidikan tinggi. Namun, lulusan dengan keterampilan dan kompetensi yang adaptif, inovatif, kolaboratif, dan lincah menjadi tuntutan institusi pendidikan tinggi menjawab percepatan perkembangan teknologi dan tuntutan pasar kerja masa depan.

“Merespons kebutuhan tersebut, UGM berkomitmen mewujudkan pendidikan transdisiplin yang unggul, inovatif, inklusif, dan aplikatif. Perpustakaan juga memiliki andil di situ,” tegasnya.

Menjawab pertanyaan soal jumlah pengunjung perpustakaan dari tahun ke tahun, Nawang menyebutkan, jumlah pengunjung Perpustakaan UGM mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Umumnya mereka datang untuk membantu ketersediaan data untuk kepentingan penulisan skripsi, tesis dan disertasi serta serta referensi untuk kebutuhan riset dosen dan mahasiswa.

Dikatakan Nawang, pada tahun 2021, saat masa pandemi covid-19 berlangsung, jumlah pengunjung menurun drastis. “Jumlahnya hanya 5.885 pengunjung,” imbuhnya.

Usai masa pandemi, pada 2022, jumlah pengunjung meningkat menjadi 212.135. “Hingga Mei 2023, jumlah pengunjung mencapai 53.697,” tegasnya.

Jumlah koleksi tercetak berupa buku di Perpustakaan UGM hingga Mei 2023 mencapai 423.979 judul atau 639.081 eksemplar. “Jumlah ini meningkat sebelum tahun 2022 dengan jumlah koleksi 635.149 eksemplar atau 421.336 judul buku,” tuturnya.

Sementara itu, koleksi elektronik atau digital baik dari langganan maupun kepemilikan sendiri hingga Mei 2023 terdiri dari e-Journal sebanyak 38.950 judul, 54.881 judul e-Book, 220.043 judul e-Theses, 196.000 data e-Datasheet, 44.212 data e-Company Profile, dan 30.705 judul e-Proceedings.

Menurut Nawang, Perpustakaan UGM terus berbenah menunjang proses pembelajaran dan riset dengan adanya ketersediaan sumber referensi pengetahuan bagi mahasiswa dosen dan mahasiswa. Di tengah tingkat literasi digital yang rendah di Indonesia, Perpustakaan UGM tetap bertransformasi menjadi penyedia data dan informasi sumber pengetahuan terkini lewat koleksi buku terbaru maupun lewat ragam koleksi digitalnya berupa e-journal dan e-Book. (Mukijab)

buku bulaksumur jurnal internasional koleksi perpustakaan Perpustakaan UGM Universitas Gadjah Mada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts