Telkomsel Dorong Guru di Kebumen Manfaatkan Skul.id, Artificial Intelligence, dan TikTok untuk Pembelajaran
KEBUMEN – Telkomsel, sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan dengan menyelenggarakan sosialisasi platform skul.id dan pelatihan digital di SMK N 1 Gombong, Kabupaten Kebumen, pekan lalu (6/2/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri 31 peserta yang merupakan perwakilan dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di Kabupaten Kebumen.
Platform skul.id merupakan solusi digital dari Telkomsel yang dirancang khusus untuk memudahkan proses administrasi dan pembelajaran di lingkungan sekolah. Melalui platform tersebut, sekolah bisa mengelola data siswa, guru, dan staf secara terintegrasi, serta memanfaatkan fitur-fitur pembelajaran daring yang interaktif.
Manager Mobile Consumer Branch Magelang Wahyu Mardian mengatakan, pihak Telkomsel berharap melalui sosialisasi tersebut, para kepala sekolah dan tenaga pendidik di Kabupaten Kebumen bisa memanfaatkan skul.id, AI (artificial intelligence), dan social media (sosmed) secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Telkomsel berkomitmen untuk terus mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia, termasuk di sektor pendidikan. Dengan skul.id, kami ingin memastikan setiap sekolah bisa merasakan manfaat teknologi dalam menciptakan proses belajar mengajar yang lebih efisien dan efektif,” ungkap Wahyu.
Selain sosialisasi, acara tersebut juga menghadirkan pelatihan digital bertema “Strategi Jualan Online dengan TikTok dan Teknologi AI.” Pemateri seminar, Adiyanto W. Nugroho dari Marketing Communication Region Jawa Tengah and DIY membagikan strategi praktis dalam memanfaatkan platform TikTok dan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan penjualan online.
“Di era digital seperti sekarang, TikTok telah menjadi platform yang sangat efektif untuk memasarkan produk. Ditambah dengan teknologi AI, pelaku UMKM bisa menganalisis pasar, mengoptimalkan konten, dan menjangkau target audiens dengan lebih tepat,” ungkap Adiyanto.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Cabang Dinas Wilayah IX Provinsi Jawa Tengah Dr. Nikmah Nurbaity S.Pd,MPd.B.I juga menyampaikan pesan kepada para peserta.
“Hari ini, bapak-ibu guru mendapatkan materi yang futuristik terkait bagaimana menggunakan TikTok dan AI. Pesan saya satu, yaitu tentang isu etika dan sosial, bapak-ibu guru boleh main TikTok, khususnya untuk pembelajaran. Jadi, tidak usah ikut-ikut yang “joget-joget,” karena kodrat kita sebagai guru tidak bisa lepas, baik saat mengajar maupun tidak, karena teacher is a teacher,” papar Nurbaity.
Kegiatan tersebut juga mendapat respons positif dari para peserta. Salah satunya Purwanto. Menurutnya, kolaborasi antara industri dan sekolah seperti ini masih jarang dilakukan.
“Kami berharap, ke depan kegiatan serupa bisa lebih sering diselenggarakan. Materi hari ini juga sangat membuka wawasan kami para guru akan pentingnya penguasaan sosial media dan artificial intelligent agar lebih mudah berkompetisi di era digital saat ini,” tegasnya.
Sementara itu, pihak Telkomsel berharap, kolaborasi dengan dunia pendidikan melalui platform skul.id dan sharing knowledge bisa terus diperluas ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Kebumen. Tujuannya, untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih modern, efisien, dan berkualitas. (Heroe)





