Bakal Gelar Financial Festival 2026 Yogyakarta, LPS Targetkan 10 Ribu Pengunjung Setiap Hari

YOGYAKARTA – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menargetkan 10 ribu pengunjung per hari dalam penyelenggaraan Financial Festival 2026 di Yogyakarta. Rencananya, acara Financial Festival 2026 digelar pada 22-24 Mei 2026 mendatang merupakan upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan, festival tersebut menjadi wadah edukasi publik mengenai beragam produk keuangan sekaligus mendorong pemahaman masyarakat terhadap manfaat dan risiko investasi.
“Literasi itu pendidikan, inklusi itu transaksi. Keduanya kami dorong melalui edukasi agar masyarakat memahami produk keuangan dan bertransaksi secara benar,” kata Anggito saat konferensi pers di Yogyakarta, Jumat (24/4/2026).
Menurut Anggitoa, kegiatan tersebut melibatkan sinergi sejumlah lembaga. Mulai dari Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, industri jasa keuangan, pemerintah daerah, serta pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
Ditambahkannya, Financial Festival tidak hanya menghadirkan forum edukasi sektor keuangan. Namun juga pameran industri, aktivasi publik, dan ruang interaksi masyarakat dengan regulator serta pelaku industri.
Anggito menilai, kegiatan tersebut penting terutama bagi generasi muda yang mulai masuk ke instrumen investasi. Seperti pasar modal, financial technology (fintech), dan aset digital agar lebih memahami risiko serta terhindar dari potensi penipuan.
“Jangan sampai mahasiswa-mahasiswa, anak-anak muda-muda yang sudah mulai berinvestasi dalam pasar modal maupun fintech, maupun bitcoin tidak mengetahui dan tidak hati-hati,” paparnya.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi CNBC Indonesia Wahyu Daniel mengatakan, festival dikemas dengan memadukan edukasi dan hiburan guna meningkatkan keterlibatan masyarakat.
“Tujuannya adalah menekankan literasi, edukasi keuangan dan juga ada entertainmentnya supaya teman-teman di Jogja bisa hadir tidak cuma mendapatkan ilmu soal keuangan tapi juga mendapatkan entertainment atau hiburan,” katanya.
Selain menghadirkan diskusi bersama regulator dan pelaku industri, lanjut Wahyu, acara nanti juga dimeriahkan hiburan komedi serta konser musik gratis. Mereka adalah Ari Lasso, Happy Asmara, Silet Open Up, dan Juicy Luicy.
CEO CT Corp Chairul Tanjung mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses informasi dan edukasi ekonomi kepada masyarakat dengan format yang lebih menarik dan mudah diterima.
“Kalau orang berkumpul dari pagi sampai sore hanya mendengarkan tanya jawab akan bosan, apalagi sekarang era gen Z itu cepat sekali movement. Karenanya, untuk menjamin bahwa informasi ini menarik, di tengahnya ditampilkan hiburan,” papar CT-sapaan akrab Chairul Tanjung.
Menurutnya, acara nanti juga akan disiarkan secara daring dan melalui televisi sehingga manfaatnya bisa menjangkau masyarakat secara nasional.
Ia berharap Financial Festival 2026 bisa menjadi momentum yang memperkuat literasi keuangan nasional sekaligus menjadikan Yogyakarta pusat perhatian selama penyelenggaraan acara.
“Kemeriahan acara ini akan menjadi mata Indonesia. Tiga hari diselenggarakan di Yogyakarta dan akan menjadi Kesuksesan Yogyakarta,” ujar Chairul.
Rangkaian kegiatan Financial Festival 2026 bakal ditutup dengan “Jogja Run D-City” pada 24 Mei 2026. Targetnya 8.000 peserta.
Ajang lari 5 kilometer dan 10 kilometer tersebut akan dimulai dari Lapangan Pancasila Graha Sabha UGM Yogyakarta dan melintasi sejumlah ikon kota seperti Tugu Yogyakarta dan Malioboro sebelum finish di kawasan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM.
Pendaftaran kegiatan Jogja Run D-City akan dikenakan tarif registrasi yang seluruhnya akan didonasikan untuk beasiswa mahasiswa kurang mampu, sehingga kegiatan tersebut mengusung konsep olahraga sambil berdonasi.(Heroe)





