Sebelum MJM 2026, AXA Mandiri Gelar Shake Out Run dan dan Literasi Keuangan
YOGYAKARTA – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menyelenggarakan Shake Out Run Mandiri Jogja Marathon 2026, suatu acara lari ringan yang berlangsung satu hari sebelum acara Mandiri Jogja Marathon 2026 yang mengusung tema “More Than a Race” dan akan diselenggarakan pada tanggal 21 Juni 2026.
Ajang lari pemanasan ini bertujuan untuk meregangkan otot, menenangkan saraf, dan mempersiapkan pelari untuk beradaptasi dengan kondisi di lapangan, yang akan bermanfaat dalam pencegahan cedera pada saat mengikuti ajang Marathon. Sekitar 200 pelari berpartisipasi dalam acara yang berlangsung di Jalan Mangkuyudan-Jalan D.I Panjaitan-Jalan Mayjen Sutoyo-Jalan Parangtritis dengan panjang rute 4,9 km ini.
Kegiatan Shake Out Run ini juga menghadirkan coaching clinic dengan pakar kesehatan guna menambah wawasan peserta dalam kiat-kiat pencegahan cedera, sehingga pengalaman lari menjadi lebih maksimal.
Seluruh pelari dalam kegiatan ini juga mendapatkan perlindungan Asuransi PrimeCare yang memberikan manfaat perlindungan karena kecelakaan sebesar Rp10 juta, meninggal dunia karena sebab alami sebesar Rp 5 juta dan santunan harian karena kecelakaan. Perlindungan serupa juga diberikan kepada lebih dari 10.000 pelari Mandiri Jogja Marathon 2026 dengan total pertanggungan sebesar Rp 100 miliar keesokan harinya.
Kegiatan Shake Out Run ini diharapkan dapat membantu melindungi para pelari dari risiko cedera yang diakibatkan oleh kondisi tubuh dan mental yang belum siap. Sedangkan, perlindungan Asuransi PrimeCare dari AXA Mandiri membantu pelari mengurangi gangguan finansial jika terjadi risiko kecelakaan dan perawatan. Sehingga pelari bisa #melangkahpasti dalam mencapai garis finish saat perlombaan.
Selain memberikan perlindungan, AXA Mandiri juga menyiapkan rangkaian kegiatan untuk melengkapi keseruan Mandiri Jogja Marathon 2026. Salah satunya pemeriksaan kesehatan gratis saat pengambilan race pack di 19-21 Juni 2026.
AXA Mandiri juga menggelar kegiatan hiburan di lokasi lari Mandiri Jogja Marathon yaitu Candi Prambanan, berupa pemberian souvenir bagi pelari yang sudah mengaktifkan Emma, asisten digital yang siap membantu nasabah AXA Mandiri terkait layanan polis dan kebutuhan kesehatan secara online.
Melengkapi rangkaian kegiatan, pada hari sebelumnya AXA Mandiri menyelenggarakan sesi literasi keuangan yang menghadirkan Direktur AXA Mandiri, Uke Giri Utama, sebagai pembicara dan juga Elisabeth Evaty Dewi sebagai AXA Heart in Action (AHIA) Leader AXA Mandiri.
Kegiatan ini diikuti lebih dari 50 pelaku usaha seni dan kerajinan dari area Sleman, dengan fokus pada perencanaan keuangan keluarga dan usaha yang bijak serta peningkatan kesadaran akan risiko pinjaman online. Inisiatif ini menegaskan komitmen AXA Mandiri dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, dan juga mendukung kampanye Gencarkan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka Bulan Literasi Keuangan.
Puluhan karyawan AXA Mandiri yang berpartisipasi dalam ajang lari juga turut ambil bagian menjadi sukarelawan dalam aktivitas pengolahan sampah menjadi karya seni dan barang fungsional dari sampah yang dikumpulkan. Inisiatif ini mencerminkan dukungan AXA Mandiri terhadap penerapan konsep ekonomi sirkular sekaligus mendorong kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui rangkaian kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat tidak hanya menerapkan gaya hidup sehat secara fisik melalui olahraga, tetapi juga sehat secara finansial melalui literasi keuangan yang tepat. Dikombinasikan dengan kepedulian terhadap lingkungan melalui prinsip ekonomi sirkular, inisiatif ini mencerminkan komitmen AXA Mandiri untuk menghadirkan perlindungan yang menyeluruh bagi masyarakat, agar mereka dapat melangkah pasti dalam setiap aspek kehidupan,” kata Chief of Marketing, Product, and Transformation AXA Mandiri, Theodores Tangke, di Yogyakarta, Jumat (20/6/2026).
Komitmen AXA Mandiri memberi perlindungan juga tercermin dalam pemberian klaim dan manfaat sepanjang 2025. AXA Mandiri telah membayarkan total klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp7,7 triliun di tahun 2025 serta melindungi lebih dari 3,8 juta tertanggung di seluruh Indonesia.(Sekarlangit)





