Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta Tedy Himawan.
Seputar Jogjakarta

Bea Cukai Yogyakarta Lakukan Penindakan Sebanyak 189 Kali dan Selamatkan Kerugian Negara  Sebesar Rp 2.851.152.946,-

YOGYAKARTA – Bea Cukai Yogyakarta telah melakukan penindakan sebanyak 189 kali sepanjang tahun 2024 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 2.851.152.946,-. Penindakan yang dilakukan Bea Cukai Yogyakarta tersebut meliputi penindakan rokok ilegal, minuman keras, dan obat-obatan terlarang. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta Tedy Himawan saat menggelar Media Briefing dengan media cetak, media

Kegiatan Simulasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) di Taman Pintar Yogyakarta.
Seputar Jogjakarta

Pemkot Yogyakarta Gandeng Balai Bahasa DIY, Tingkatkan Kemahiran Berbahasa Indonesia ASN untuk Pelayanan Publik Lebih Baik

YOGYAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satu langkah yang diambil adalah meningkatkan kemampuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Ini dikhususkan saat memberikan pelayanan publik. Peningkatan tersebut diwujudkan melalui berbagai program, termasuk Sosialisasi dan Simulasi Uji Kemahiran

Salah satu legislator dari PDIP merayakan HUT ke-52 PDIP dengan melakukan rehabilitasi rumah tidak layak huni.
Seputar Jogjakarta

Rayakan HUT PDI Perjuangan dan Megawati, Legislator Pilih Rehab Rumah Konstituen

YOGYAKARTA – Perayaan HUT ke-52 PDI Perjuangan (PDIP) kali ini tidak dilakukan dengan hingar bingar. Pada 10 Januari 2025 lalu, perayaan ulang tahun yang diadakan di Kota Yogyakarta diisi dengan memilih melakukan cap darah mendukung Ketua Umum Megawati Soekarno Putri dan ziarah ke Makam Panembahan Senopati. Agak berbeda yang dilakukan salah seorang legislator dari PDI

Pembukaan dua museum desa di Kawasan Candi Borobudur Magelang. Museum Desa di Kawasan Candi Borobudur Magelang Ajak Pengunjung Menikmati kehidupan Masa Lalu.
Seputar Jogjakarta

Destinasi di Kawasan Candi Semakin Beragam dengan Hadirnya Museum Desa dan Galeri Seni Borobudur

MAGELANG – Destinasi wisata baru hadir di wilayah kawasan Candi Bororbudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Yakni, Museum Desa dan Galeri Seni Borobudur. Keduan museum tersebut, baik Museum Desa maupun Galeri Seni Borobudur menawarkan edukasi sejarah kehidupan masyarakat pedusunan pada masa lampau, dalam konsep kekinian. Dua museum tersebut berada di Desa Karangrejo Kabupaten Magelang. Umar Chusaini,

Fetra Nurhikmah (batik kuning, depan) dari PP Al-Fithroh Wahid Hasyim Yogyakarta saat mengikuti program penerima beasiswa non-degree di Amerika Serikat.
Seputar Jogjakarta

Membanggakan, Santri PP Al-Fithroh Wahid Hasyim Yogyakarta Belajar Madrasa Discourse di Chicago Amerika Serikat

YOGYAKARTA – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) bersama Lembaga Pengelola Dana Abadi Pesantren (LPDP) Kementerian Keuangan RI, memberangkatkan delegasi santri Indonesia untuk mengikuti program Micro Credential di Amerika Serikat. Program beasiswa non-degree ini bertujuan meningkatkan kemampuan santri dalam memahami kaitan agama, sains, dan dinamika sosial. Dalam program tersebut, santri PP Al-Fithroh Wahid Hasyim Yogyakarta,

Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2, H. Harda Kiswaya SE, MSi dan Danang Maharsa SE.
Seputar Jogjakarta

KPU Umumkan Hasil Resmi, Pasangan Harda-Danang Menangkan Pilkada Sleman

SLEMAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman secara resmi menetapkan hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman Tahun 2024 dalam rapat pleno yang digelar pada Minggu (1/12/2024). Ketua KPU Sleman Ahmad Baehaqi menyatakan, keputusan ini didasarkan pada hasil rekapitulasi perolehan suara yang telah melalui proses penghitungan dan verifikasi secara transparan dan akuntabel.  “Penetapan ini

diskusi bertajuk Balai Bahasa SIYAGA: Menjulang dengan Bahasa Indonesia, Mengakar dengan Bahasa Jawa.
Seputar Jogjakarta

Menjulang dengan Bahasa Indonesia, Mengakar dengan Bahasa Jawa: Refleksi di Era Digital

YOGYAKARTA – Dalam rangkaian Festival Sastra Yogyakarta 2024, diskusi bertajuk Balai Bahasa SIYAGA: Menjulang dengan Bahasa Indonesia, Mengakar dengan Bahasa Jawa menjadi panggung penting untuk merefleksikan keberadaan dua bahasa utama Indonesia di era digital. Berlangsung di Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) Yogyakarta, acara ini digelar Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta. Diskusi menghadirkan narasumber utama

Lurah Tirtomartani, Kalasan, Indra Gunawan melakukan aksi unik sebagai bentuk syukur atas kemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman nomor urut 2.
Seputar Jogjakarta

Lurah Tirtomartani Jalan Kaki Kalasan-Godean, Syukuri Kemenangan Harda Kiswaya

SLEMAN – Lurah Tirtomartani, Kalasan Indra Gunawan melakukan aksi unik sebagai bentuk syukur atas kemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya – Danang Maharsa. Indra bersama tiga relawan asal Tirtomartani berjalan kaki sejauh kurang lebih 23 kilometer dari Kantor Kalurahan Tirtomartani menuju kediaman Harda di Padukuhan Kowanan, Sidoagung, Godean,

Diskusi panel bertajuk "Siyaga: Jalan Sunyi Cerita Silat,” yang digelar di Panggung Pasar Sastra, Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) Yogyakarta.
Seputar Jogjakarta

Cerita Silat dan Interdisiplinaritas Sastra dalam Diskusi Panel Festival Sastra Yogyakarta 2024

YOGYAKARTA – Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2024 kembali digelar dengan tema besar “Siyaga.”  Ini mengusung semangat kesadaran interdisipliner dalam sastra. Salah satu rangkaian acaranya adalah diskusi panel bertajuk “Siyaga: Jalan Sunyi Cerita Silat,” yang digelar di Panggung Pasar Sastra, Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) Yogyakarta, Kamis (28/11/2024). Diskusi ini menghadirkan dua narasumber ternama. Yakni, Prof.

Kepala Dinas Kebudayaan Yogyakarta Yetti Martanti.
Seputar Jogjakarta

Dari Webinar Wastra Nusantara tentang Pengarsipan Sastra Daerah

Road to Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2025 YOGYAKARTA – Istilah wastra merujuk pada kain tradisional yang menjadi bagian dari budaya nenek moyang. Dalam perkembangannya, istilah ini sering bersanding dengan kata nusantara untuk mempertegas identitas lokal Indonesia. ini mengacu pada gugusan kepulauan yang kini membentuk negara Indonesia. Dengan begitu, wastra nusantara mencakup semua jenis kain tradisional asli