Karangan bunga memenuhi halaman rumah Harda Kiswaya di Padukuhan Kowanan, Sidoagung, Godean, Sleman.
Seputar Jogjakarta

Pasca Pilkada, Rumah Harda Kiswaya Penuh dengan Karangan Bunga dan Harapan

SLEMAN – Sehari setelah pemungutan suara Pilkada Sleman 2024, kediaman Calon Bupati Sleman nomor urut 2 Harda Kiswaya di Padukuhan Kowanan, Sidoagung, Godean, terus dipenuhi warga dan karangan bunga ucapan selamat. Hingga Jumat malam (28/11/2024), rumah pribadi mantan Sekda Sleman tersebut masih ramai oleh warga yang datang untuk memberikan ucapan selamat secara langsung kepada pasangan

Cabup Sleman Harda Kiswaya ketika menghadiri pertunjukan Jathilan di Padukuhan Kronggahan, Trihanggo, Gamping,
Uncategorized

Dukung Kesenian Lokal, Harda Kiswaya Siapkan Program untuk Jathilan

SLEMAN – Calon Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas seni tradisional Jathilan di Kabupaten Sleman. Hal ini disampaikan Harda Kiswaya usai menyaksikan pertunjukan Jathilan yang digelar oleh warga Padukuhan Kronggahan, Trihanggo, Gamping, pada Minggu siang (17/11/2024). “Insyaallah, Jathilan di Sleman akan lebih baik lagi,” ujar Harda Kiswaya dengan

Pasangan cabup dan cawabup Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa hadir ditengah Majelis Sholawat Macul Langit.
Seputar Jogjakarta

Ini Harapan Jamaah Majelis Sholawat Macul Langit Terhadap Paslon Harda Kiswaya-Danang Maharsa

SLEMAN – Ribuan warga Kapanewon Ngaglik dan sekitarnya memadati Lapangan Donoharjo pada Jumat malam (15/11/2024). Umat Islam yang didominasi warga nahdliyyin tersebut mengikuti acara “Ngaglik Bersholawat” bersama calon Bupati Sleman Harda Kiswaya. Kegiatan sholawat dipimpin oleh dua tokoh dari Majelis Sholawat Macul Langit yaitu Gus Yusuf dan Gus Hafidh Makarim. Keduanya, secara bergantian memimpin lantunan

Cabup dan Cawabup Sleman Harda Kiswaya-Danang Maharsa saat debat terakhir Pilkada Sleman 2024, yang disiarkan secara langsung dari TVRI Yogyakarta.
Seputar Jogjakarta

Program Rp 50 Juta per Padukuhan: Langkah Harda Kiswaya Bangun Sleman Baru

SLEMAN -Calon Bupati Sleman, Harda Kiswaya memaparkan visi dan rencana strategisnya untuk mendorong kemajuan daerah melalui Program Dana Pembangunan Padukuhan, yang akan diluncurkan jika dirinya terpilih sebagai Bupati Sleman. Dalam pelaksanaannya, program Harda Kiswaya ini akan menawarkan bantuan dana sebesar Rp 50 juta untuk setiap padukuhan per tahun. Dana tersebut akan dialokasikan khusus untuk pembangunan

Harda Kiswaya saat bersilaturahmi dengan Pengasuh Ponpes Sunan Pandanaran KH Muktasim Bilah.
Seputar Jogjakarta

Investasi di Sleman: Harda-Danang Janjikan Lompatan Besar untuk UMKM Lokal

SLEMAN – Harda Kiswaya dan Danang Maharsa, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman pada Pilkada Sleman 2024, membawa visi besar untuk menggerakkan roda ekonomi Sleman. Mereka bertekad meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui strategi yang progresif, yakni dengan menciptakan iklim investasi yang lebih terbuka dan ramah bagi perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pendekatan ini

Ratusan Kyai kampung dan Gus se-Kabupaten Sleman menggelar istighosah kubro.
Seputar Jogjakarta

Doakan Kemenangan Harda-Danang, Kyai Kampung dan Gus Se-Kabupaten Sleman Lakukan Istighosah Kubro

SLEMAN – Ratusan Kyai kampung dan Gus se-Kabupaten Sleman menggelar istighosah kubro di kediaman Calon Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya, Padukuhan Kowanan, Sidoagung, Godean, Kamis malam (31/10/2024). Acara malam itu diantaranya dihadiri KH Muhammad Yusuf (Gus Yusuf), KH Rifqi Aziz Maksum, KH Fahmi Basya, KH Nuril Ahmad, dan KH Muhammad Farid. Kegiatan tersebut

Relawan Santri Lawas Deklarasi dukungan Harda Kiswaya  dan Danang Maharsa di Padukuhan Turgogede, Purwobinangun, Pakem, Sleman.
Seputar Jogjakarta

Dekat dengan Nahdliyyin, Relawan Santri Lawas Deklarasikan Dukungan untuk Harda-Danang

SLEMAN – Kelompok Relawan Santri Lawas, yang terdiri dari puluhan santri senior dari 17 kapanewon di Sleman, mendeklarasikan dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya – Danang Maharsa, dalam Pilkada Sleman 2024. Deklarasi terhadap Harda Kiswaya  dan Danang Maharsa ini digelar di Padukuhan Turgogede, Purwobinangun, Pakem, Sleman, Selasa

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa.
Seputar Jogjakarta

Harda-Danang Dukung Generasi Muda Sleman Lewat Program Beasiswa dan Pembinaan Atlet

SLEMAN – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa menempatkan pemuda sebagai salah satu fokus utama dalam visi pembangunan mereka. Kepedulian mereka terhadap masa depan generasi muda tercermin dalam berbagai program yang menyasar peningkatan akses pendidikan, kesehatan mental, serta apresiasi terhadap potensi pemuda di bidang olahraga. Melalui

Para relawan Paslon nomor urut 02 Harda Kiswaya dan Danang Maharsa dari kalangan penyandang disabilitas nonton bareng (nobar) debat sesi pertama di halaman TVRI Jalan Magelang, Mlati, Sleman.
Seputar Jogjakarta

Harda Kiswaya Tekankan Pertumbuhan Ekonomi yang Selaras dengan Lingkungan

SLEMAN – Calon Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya, menegaskan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam (SDA) yang berwawasan lingkungan demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sleman. Pernyataan ini disampaikan Harda Kiswaya dalam debat publik perdana Calon Bupati Sleman yang diselenggarakan KPU Sleman di Stasiun TVRI Stasiun Yogyakarta pada Minggu malam (27/10/2024). “Jika aturan belum

Calon Bupati Sleman nomor urut dua Harda Kiswaya saat menemui petani terdampak di Dusun Kandangan, Kalurahan Margodadi, Kapanewon Seyegan, Sleman.
Seputar Jogjakarta

Harda Kiswaya Perjuangkan Pembukaan Selokan Van Der Wijck dan Temui Petani Terdampak 

SLEMAN – Penutupan Selokan Van Der Wijck sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan petani di Sleman. Harda Kiswaya, calon Bupati Sleman nomor urut dua pada Pilkada 2024, turun langsung menemui para petani terdampak di Dusun Kandangan, Kalurahan Margodadi, Kapanewon Seyegan, Selasa (15/10/2024). Salah satu petani yang ditemui Harda adalah Tuginem, seorang penggarap padi yang mengkhawatirkan potensi