Yuliantoro, dikenal sebagai penulis lepas, santri, yang merupakan alumni Sosiologi UGM Yogyakarta.
Opini

Antara Ta’dzim, Perbudakan, Feodalisme, dan Bahaya Taklid Buta

Oleh: Yuliantoro*   Di banyak pesantren, kita kerap melihat pemandangan santri yang mencium tangan kiainya, berjalan menunduk. Bahkan, kadang jongkok ngesot ketika melintas di hadapan guru. Bagi sebagian orang luar, sikap itu dianggap kuno, bahkan menyerupai feodalisme. Mereka menilai bahwa hubungan antara santri dan kiai seperti antara tuan dan abdi, seolah-olah kiai menjadi pusat kekuasaan