Seniman Danang Rusmandoko saat tampil di FSY 2025.
Seputar Jogjakarta

Sastra Surup dan Nuansa Senja di Festival Sastra Yogyakarta 2025

YOGYAKARTA – Pertunjukan bertajuk Panggung Surup: Sastra Surup menjadi salah satu sesi reflektif dalam hari kedua Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025, Kamis (31/7/2025). Digelar pukul 16.30–18.00 WIB di Panggung Teras, Grha Budaya Embung Giwangan, program ini menyuguhkan pertunjukan sastra performatif yang memadukan puisi, musik, dan monolog dalam balutan suasana senja. Mengambil latar waktu surup—saat matahari

Diskusi “Talkshow: Sastra Pesantren” pada acara FSY 2025.
Seputar Jogjakarta

Sastra Pesantren dan Perjalanan Spiritualitas di FSY 2025

YOGYAKARTA – Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 terus memperluas cakupan literasinya dengan mengangkat tema inklusif dalam diskusi “Talkshow: Sastra Pesantren”, Kamis (31/7/2025). Acara berlangsung pukul 15.30–17.30 WIB di Panggung Pasar Sastra, Grha Budaya Taman Budaya Embung Giwangan. Diskusi ini menjadi ruang reflektif untuk menelaah dinamika sastra pesantren sebagai bagian dari warisan intelektual dan spiritual Islam

Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 menghadirkan segmen “Sastra Surup.”
Seputar Jogjakarta

Sastra Menyapa Senja: Panggung Surup Hadirkan Intimasi Kata dan Cahaya

YOGYAKARTA – Di bawah langit senja yang mulai meredup, Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 menghadirkan segmen “Sastra Surup.” Ini dijadikan sebagai ruang perjumpaan yang intim antara puisi, nyanyian, dan renungan. Bertempat di Panggung Teras Sastra, Rabu (30/7/2025) sejak pukul 16.30 WIB, sesi ini menjadi tempat bersantai sekaligus kontemplasi di tengah riuhnya festival. Dengan tata cahaya

Sastra Bulan Purnama hadir menutup hari pertama Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025.
Seputar Jogjakarta

Umi Kulsum dan Magis Puisi di Bawah Bulan Purnama: Penutup Puitik Hari Pertama FSY 2025

YOGYAKARTA – Cahaya bulan purnama menyinari Grha Budaya Embung Giwangan, Rabu (30/7/2025), saat Sastra Bulan Purnama hadir menutup hari pertama Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025. Digelar pukul 19.30 WIB, pertunjukan ini menghadirkan penyair, esais, sekaligus kurator sastra Umi Kulsum sebagai penampil utama. Lebih dari sekadar pembacaan puisi, penampilan Umi Kulsum menghadirkan suasana yang menyerupai ritual

Tiga narasumber lintas generasi dihadirkan pada hari pertama FSY 2025.
Seputar Jogjakarta

Di Festival Sastra Yogyakarta 2025, Ramai-Ramai Bahas George Orwell dan Relevansi Sastra Kritis

YOGYAKARTA – Diskusi bertajuk “Orwell dan Dunia Sastra Indonesia” menjadi salah satu sesi intelektual yang mengisi hari pertama Pasar Buku Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025, Rabu (30/7/2025). Bertempat di Panggung Pasar Sastra, Grha Budaya Embung Giwangan, diskusi ini menghadirkan tiga narasumber lintas generasi. Yakni, Dyaz Infoly, An Ismanto, dan Erika Rizqi. Selama lebih dari dua

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti di depan gunungan buku.
Seputar Jogjakarta

Rampak Sastra: Gunungan Buku Jadi Simbol Kolaborasi Literasi di FSY 2025

YOGYAKARTA – Pasar Buku Sastra Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 resmi dibuka, Rabu (30/7/2025). Acara ini diawali dengan prosesi Kirab Gunungan Buku. Dihelat di Grha Budaya Embung Giwangan. Kirab tersebut menjadi simbol pembuka yang menyatukan tradisi, literasi, dan semangat kolaboratif warga. FSY 2025 memulai hari pertamanya dengan kirab budaya yang mengangkat gunungan berisi buku-buku sastra

Acara Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 mulai digelar.
Seputar Jogjakarta

Hadirkan Gunungan Buku, Awali Festival Sastra Yogyakarta 2025

Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Yogyakarta Dorong Budaya Literasi untuk Anak Muda YOGYAKARTA – Gunungan buku menjadi awal dari Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025. Acara tahunan ini juga menghadirkan Pasar Buku Sastra di Taman Budaya Embung Giwangan, 30 Juli – 4 Agustus. Saat rebutan gunungan buku, anak-anak pelajar SMA memang turut meramaikan. Mereka ikut berebut buku

Penyerahan hadiah sayembara puisi pada Festival Sastra Yogyakarta 2024 di Taman Budaya Embung Giwangan.
Seputar Jogjakarta

Merayakan Semangat “Rampak,” Pada FSY 2025 Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Selenggarakan Sayembara Puisi

YOGYAKARTA – Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 kembali digelar, membawa semangat kolaborasi melalui sayembara puisi bertema “Rampak.” Ajang ini diharapkan menjadi ruang kreatif untuk merayakan keberagaman perspektif, medium, dan pengalaman sastra di Indonesia. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Yetti Martanti mengatakan, tema Rampak berarti serempak dan setara. Ini dipilih untuk merefleksikan suasana kebersamaan di tengah

diskusi bertajuk Balai Bahasa SIYAGA: Menjulang dengan Bahasa Indonesia, Mengakar dengan Bahasa Jawa.
Seputar Jogjakarta

Menjulang dengan Bahasa Indonesia, Mengakar dengan Bahasa Jawa: Refleksi di Era Digital

YOGYAKARTA – Dalam rangkaian Festival Sastra Yogyakarta 2024, diskusi bertajuk Balai Bahasa SIYAGA: Menjulang dengan Bahasa Indonesia, Mengakar dengan Bahasa Jawa menjadi panggung penting untuk merefleksikan keberadaan dua bahasa utama Indonesia di era digital. Berlangsung di Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) Yogyakarta, acara ini digelar Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta. Diskusi menghadirkan narasumber utama

Diskusi panel bertajuk "Siyaga: Jalan Sunyi Cerita Silat,” yang digelar di Panggung Pasar Sastra, Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) Yogyakarta.
Seputar Jogjakarta

Cerita Silat dan Interdisiplinaritas Sastra dalam Diskusi Panel Festival Sastra Yogyakarta 2024

YOGYAKARTA – Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2024 kembali digelar dengan tema besar “Siyaga.”  Ini mengusung semangat kesadaran interdisipliner dalam sastra. Salah satu rangkaian acaranya adalah diskusi panel bertajuk “Siyaga: Jalan Sunyi Cerita Silat,” yang digelar di Panggung Pasar Sastra, Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) Yogyakarta, Kamis (28/11/2024). Diskusi ini menghadirkan dua narasumber ternama. Yakni, Prof.