Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 resmi ditutup.
Seputar Jogjakarta

Panggung Penutupan Festival Sastra Yogyakarta 2025: Selebrasi Sastra di Tengah Lautan Penonton

YOGYAKARTA – Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 resmi ditutup pada Senin (4/8/2025) dengan pertunjukan selebratif yang menghadirkan kolaborasi musik, puisi, pertunjukan teaterikal, dan pembacaan prosa. Panggung penutupan yang digelar pukul 19.30 WIB di Amphitheater Taman Budaya Embung Giwangan menjadi puncak dari enam hari perayaan sastra yang sarat refleksi, perjumpaan, dan kolaborasi lintas generasi serta komunitas.

Tiga narasumber tampil dalam sesi diskusi, Saut Situmorang, Mahfud Ikhwan, dan Himas Nur, dengan Ni Made Purnama Sari sebagai moderator.
Seputar Jogjakarta

Nasib Sastrawan: Festival Sastra Yogyakarta 2025 Angkat Realitas dan Pergulatan Penulis Hari Ini

YOGYAKARTA – Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 menghadirkan diskusi penutup yang tajam dan menyentuh realitas bertajuk “Nasib Sastrawan”, Senin (4/8/2025), pukul 15.30–17.30 WIB di Panggung Pasar Sastra, Grha Budaya Taman Budaya Embung Giwangan. Tiga narasumber tampil dalam sesi ini: Saut Situmorang, Mahfud Ikhwan, dan Himas Nur, dengan Ni Made Purnama Sari sebagai moderator. Diskusi ini

Diskusi bertajuk “Susur Galur VI: Komunitas Meluas” menjadi salah satu penutup penting dalam rangkaian Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025.
Seputar Jogjakarta

Komunitas Sastra Menembus Batas: Diskusi “Susur Galur VI” Bahas Kolaborasi Lintas Negara

YOGYAKARTA – Diskusi bertajuk “Susur Galur VI: Komunitas Meluas” menjadi salah satu penutup penting dalam rangkaian Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025, Senin (4/8/2025). Bertempat di Panggung Pasar Sastra, Grha Budaya Embung Giwangan, Taman Budaya Embung Giwangan, sesi yang berlangsung pukul 13.00–15.00 WIB ini mengangkat perbincangan seputar kerja sama internasional dalam ranah komunitas sastra dan literasi

Diskusi panel bertajuk “Susur Galur V: Regenerasi” menjadi salah satu sesi penutup Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025.
Seputar Jogjakarta

Regenerasi Sastra dalam Sorotan: Diskusi Panel “Susur Galur V” di FSY 2025

YOGYAKARTA – Diskusi panel bertajuk “Susur Galur V: Regenerasi” menjadi salah satu sesi penutup Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 yang menghadirkan refleksi mendalam tentang kesinambungan dunia sastra antar generasi. Bertempat di Panggung pasar sastra, Grha Taman Budaya Embung Giwangan, diskusi berlangsung pada Senin (4/8/2025), pukul 10.00–12.00 WIB. Tiga narasumber utama hadir dalam forum ini: Evi

Pertunjukan Musik Puisi menjadi salah satu sajian penutup yang hangat dan memikat dalam rangkaian Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025, Minggu malam (3/8/2025).
Seputar Jogjakarta

Musik Puisi: Harmoni Kata dan Nada di Penutupan FSY 2025

YOGYAKARTA – Pertunjukan Musik Puisi menjadi salah satu sajian penutup yang hangat dan memikat dalam rangkaian Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025, Minggu malam (3/8/2025). Digelar pukul 19.30–21.30 WIB di Panggung Teras, Grha Budaya Embung Giwangan, acara ini memadukan puisi dan musik dalam satu panggung, menghadirkan pengalaman mendengar sastra yang segar, emosional, dan penuh daya magis.

Program Panggung Surup: Sastra Surup digelar sebagai bagian dari rangkaian Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025.
Seputar Jogjakarta

Panggung Surup Hadirkan Perpaduan Puisi dan Musik di Senja Yogyakarta

YOGYAKARTA – Suasana senja di Grha Taman Budaya Embung Giwangan pada Minggu (3/8/2025) terasa syahdu saat program Panggung Surup: Sastra Surup digelar sebagai bagian dari rangkaian Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025. Dimulai pukul 16.00 hingga 19.00 WIB, acara ini menghadirkan paduan puisi dan musik yang membingkai waktu surup sebagai ruang kontemplatif, keintiman, dan ekspresi artistik.

Diskusi bertajuk “Susur Galur IV: Komunitas Melintas” menjadi salah satu sesi reflektif dalam rangkaian Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025.
Seputar Jogjakarta

Sastra Menyeberang Medium: Komunitas dan Kolaborasi dalam Susur Galur IV FSY 2025

YOGYAKARTA – Diskusi bertajuk “Susur Galur IV: Komunitas Melintas” menjadi salah satu sesi reflektif dalam rangkaian Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025. Digelar di Panggung Pasar Sastra, Grha Budaya Embung Giwangan, Sabtu (3/8/2025) pukul 15.30–17.30 WIB, sesi ini menyoroti jejak dan transformasi komunitas sastra serta keterkaitannya dengan praktik seni lintas disiplin. Diskusi menghadirkan tiga tokoh dari

Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 memasuki hari keempat penyelenggaraan dengan menghadirkan diskusi panel “Susur Galur III: Komunitas Kampus dalam Pusaran Akademis, Aktivis, dan Kreatif?” di Panggung Pasar Sastra, Taman Budaya Embung Giwangan.
Seputar Jogjakarta

Komunitas Sastra Kampus dalam Pusaran Akademik, Aktivisme, dan Kreativitas

YOGYAKARTA – Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 memasuki hari keempat penyelenggaraan dengan menghadirkan diskusi panel “Susur Galur III: Komunitas Kampus dalam Pusaran Akademis, Aktivis, dan Kreatif?” di Panggung Pasar Sastra, Taman Budaya Embung Giwangan, Minggu (3/8/2025), pukul 13.00–15.00 WIB. Sesi ini menghadirkan perwakilan komunitas sastra mahasiswa dari tiga perguruan tinggi di Yogyakarta: M. Rizqy Fathurrohman

Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 mengawali hari ke empat dengan semangat kebersamaan lewat program Tiba Bersua X – Palmerah,Yuk!
Seputar Jogjakarta

Tiba Bersua X Palmerah, Yuk!: Menyusuri Kotagede, Menyulam Kisah Literasi Pagi

YOGYAKARTA – Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 mengawali hari ke empat dengan semangat kebersamaan lewat program Tiba Bersua X – Palmerah,Yuk! yang digelar Minggu pagi (3/8/2025) pukul 07.00–09.00 WIB. Bertempat di area luar Pasar Sastra, Taman Budaya Embung Giwangan sebagai titik kumpul, kegiatan ini menjadi ruang temu lintas komunitas yang santai, terbuka, dan penuh narasi

Malam pembukaan juga menandai puncak Anugerah Sayembara Puisi Nasional FSY 2025.
Seputar Jogjakarta

Rampak dalam Suara dan Cahaya: Pembukaan Festival Sastra Yogyakarta 2025 Rayakan Akar dan Ekspresi Puisi

YOGYAKARTA – Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 resmi dibuka pada Sabtu malam (2/8/2025) melalui seremoni artistik yang digelar di Concert Hall Grha Budaya, Taman Budaya Embung Giwangan. Mengusung tema Rampak: Merayakan Akar, Menyemai Makna, pembukaan ini menjadi puncak selebrasi sastra yang berlangsung selama enam hari, sejak 30 Juli hingga 4 Agustus, dengan menghadirkan paduan puisi,