Direktur PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) Hardiyanto Pilia (kiri) bersama dengan Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana (kanan).
Ekonomi

Hingga November 2025, Dana Kelolaan Produk Investasi dari PT Mandiri Manajemen Investasi Tembus Rp 70 Triliun

JAKARTA – PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) terus berakselerasi mendorong peningkatan dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) Mandiri Investasi di tahun 2026. Untuk diketahui, hingga 28 November 2025, total dana kelolaan dari beragam produk investasi yang dirilis perusahaan, telah mencapai lebih dari Rp 70 triliun secara konsolidasi, yang diproyeksi akan terus meningkat hingga akhir 2025.

Acara CEO Networking 2025 bertema Managing Global Trade and Empowering Business Strategy di Bandung.
Nasional

Dorong Transformasi, Komitmen OJK Perkuat Ketangguhan Pasar Modal Indonesia

JAKARTA – Komitmen memperkuat ketangguhan Pasar Modal Indonesia ditegaskan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Semua itu dilakukan di tengah ketidakpastian global yang kian kompleks. Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar mengatakan, pasar modal harus mampu menjadi motor pembiayaan nasional, sekaligus tahan banting menghadapi gejolak geopolitik dunia. “Pasar Modal Indonesia diharapkan tidak hanya tangguh menghadapi disrupsi global,

Ketua Dewan Komisioner LPS, Prof. Dr. Anggito Abimanyu saat media gathering Jateng-DIY.
Nasional

Penduduk Indonesia yang Belum Punya Rekening Simpanan Sebanyak 51 Juta Orang

LPS Bareng Anggota KSSK Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan YOGYAKARTA – Jumlah penduduk Indonesia yang belum memiliki rekening simpanan mencapai sekitar 51 juta orang atau 19,9% dari populasi penduduk usia 5– 74 tahun. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersama lembaga anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) lainnya terus aktif memperluas basis masyarakat menabung. Caranya dengan meningkatkan

PT Pegadaian Kelola 129 Ton Emas Hingga Oktober 2025.
Nasional

Termasuk Bullion Bank, PT Pegadaian Kelola 129 Ton Emas Hingga Oktober 2025 

JAKARTA – Hingga 31 Oktober 2025, PT Pegadaian mencatat sudah mengelola 129 ton emas nasabah. Jumlah tersebut mencakup seluruh layanan emas Pegadaian, ini termasuk lini bisnis Bullion Bank yang baru diluncurkan pada Februari 2025 lalu. Direktur Utama Damar Latri Setiawan mengatakan, layanan bullion perusahaan sudah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna menyediakan empat

Maybank Indonesia meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Palangkaraya di Duta Mall Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Ekonomi

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Maybank Indonesia Buka Kantor Cabang Palangkaraya

PALANGKARAYA – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Palangkaraya. Lokasnya di Duta Mall Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Pembukaan KCP Palangkaraya tersebut menjadi langkah Maybank Indonesia untuk memperluas jangkauan layanan perbankan di wilayah potensial Kalimantan Tengah. Ini sekaligus memperkuat komitmen Bank dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang terus berkembang. Seremoni peresmian

Merayakan Hari Asuransi 2025, AXA Mandiri menggelar kegiatan talkshow Literasi Asuransi untuk Negeri: Pahami-Miliki-Lindungi.
Ekonomi

AXA Mandiri Berikan Literasi Asuransi dan Polis Gratis Kepada UMKM Dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan

Dalam Rangka Memeriahkan Hari Asuransi 2025 MAKASSAR – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meriahkan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) dan Hari Asuransi 2025 dengan membagikan polis asuransi Mandiri Mikro Sejahtera kepada pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) yang menjadi nasabah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di sejumlah daerah. Seperti di Makassar, Sulawesi Selatan dan

LPS memperkuat kerja sama dengan UNS dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam beberapa bidang kerja sama.
Nasional

Lembaga Penjamin Simpanan Selenggarakan LIKE IT x Kampung Edukasi LPS di Kota Solo

Upaya Meningkatkan Literasi Keuangan Pada Akademisi   SOLO – Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan meningkatkan literasi keuangan di Indonesia. ini dilakukan oleh empat lembaga negara. Yakni, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang tergabung pada Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan melalui

Acara Paparan Kinerja Kuartal II 2025 Bank Mandiri.
Ekonomi

Bank Mandiri Perkuat Komitmen Sinergi Majukan Negeri, Catat Kinerja Solid di Kuartal II Tahun 2025 

JAKARTA – Bank Mandiri berhasil mencatatkan kinerja solid pada kuartal II 2025 dengan pertumbuhan berkelanjutan di berbagai lini bisnis. Pencapaian ini mencerminkan optimisme perseroan, sekaligus menegaskan komitmen untuk mengakselerasi transformasi, memperkuat ekosistem sektor produktif yang berorientasikan ekspor, serta memperluas dukungan pada sektor ritel dan UMKM. Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan,

AXA Mandiri adakan kegiatan literasi keuangan dan client gathering di Surabaya dengan mengambil tema Liabilities Akuntansi Menjadi Aset Produktif Melalui Dana Pensiun.
Ekonomi

AXA Mandiri Mengajak Perusahaan Pemberi Kerja Persiapkan Rencana Pensiun Karyawan Sejak Dini

SURABAYA – Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT AXA Mandiri Financial Services (DPLK AXA Mandiri) menggelar kegiatan literasi keuangan dan client gathering di Surabaya, Jawa Timur. Tema yang diangkat adalah Liabilities Akuntansi Menjadi Aset Produktif Melalui Dana Pensiun. Kegiatan ini merupakan kontribusi AXA Mandiri dalam mendukung Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa

Kantor Pusat Bank Mandiri.
Ekonomi

Bank Mandiri Jadi Regional Bank dengan Peringkat ESG Risk Rating Terbaik di ASEAN dari Lembaga Pemeringkat Sustainalytics

JAKARTA – Konsisten dalam mendorong akselerasi bisnis berkelanjutan, Bank Mandiri kembali mencatatkan pencapaian positif dengan perolehan skor optimal dari Sustainalytics pada Agustus 2025. Menurut hasil analisis lembaga riset dan pemeringkat ESG (Environmental, Social and Governance) asal Eropa ini, Bank Mandiri berhasil menurunkan ESG Risk Rating menjadi 9,8, menempatkan perusahaan dalam kategori Negligible Risk, peringkat terbaik