Para narasumber dan moderator. Dari kiri Arfi Bambani (moderator), Okky Madasari, Dr. Irene Camelyn Sinaga, A.P., M.Pd, dan Buldanul Khuri.
Seputar Jogjakarta

Hasil Diskusi Publik, Dari literasi, Lahir Kesadaran untuk Menjadi Bangsa yang Berdaulat Atas Pikiran

YOGYAKARTA – Buku bukan hanya benda mati berisi huruf dan kalimat. Ia adalah napas kebangsaan, denyut peradaban, sekaligus cermin kemanusiaan. Dari buku, bangsa bisa mengenali dirinya sendiri. Dari literasi, lahir kesadaran untuk menjadi bangsa yang berdaulat atas pikiran. Pesan itu mengemuka dalam Diskusi Publik “Buku Sebagai Dasar Pembangunan Jati Diri Bangsa,” yang digelar di Ruang

Diskusi “Talkshow: Sastra Pesantren” pada acara FSY 2025.
Seputar Jogjakarta

Sastra Pesantren dan Perjalanan Spiritualitas di FSY 2025

YOGYAKARTA – Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 terus memperluas cakupan literasinya dengan mengangkat tema inklusif dalam diskusi “Talkshow: Sastra Pesantren”, Kamis (31/7/2025). Acara berlangsung pukul 15.30–17.30 WIB di Panggung Pasar Sastra, Grha Budaya Taman Budaya Embung Giwangan. Diskusi ini menjadi ruang reflektif untuk menelaah dinamika sastra pesantren sebagai bagian dari warisan intelektual dan spiritual Islam