Diskusi bertajuk Sastra Timur Tengah / Terjemahan Sastra Timur Tengah menjadi salah satu sesi penting dalam hari kedua Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025.
Seputar Jogjakarta

Menyelami Makna dan Tantangan Terjemahan Sastra Timur Tengah

YOGYAKARTA – Diskusi bertajuk Sastra Timur Tengah / Terjemahan Sastra Timur Tengah menjadi salah satu sesi penting dalam hari kedua Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025, Kamis (31/7/2025). Bertempat di Panggung Pasar Sastra, Grha Budaya Taman Embung Giwangan, sesi ini menghadirkan tiga narasumber yang aktif dalam dunia sastra dan budaya: Aguk Irawan, Bernando J. Sujibto, dan

Dr Mukhijab saat orasi ilmiah bertajuk “Kuasa Pemilik Media dalam Menarasikan Demokrasi,” saat Rapat Senat Terbuka pada acara Dies Natalis ke-42 UWM Yogyakarta.
Kampus

Dr Mukhijab Kritik Peran Pemodal Media yang Pengaruhi Pandulum Demokrasi

YOGYAKARTA – Ekspansi pemodal dan pemilik media ke arena politik dan kegiatan politik praktisnya cenderung mengancam independensi media dan menciderai demokrasi, karena mereka melakukan predatori demokrasi. Untuk itu, perlu ada Langkah upaya mengembalikan media lebih independen. “Mengembalikan peran pemilik media sebagai penjaga independensi media merupakan tantangan bagi media dan jurnalisme di Indoneia,” ungkap Ketua Program

Sosiolog Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta Dr. Mukhijab, MA.
Seputar Jogjakarta

Dr Mukhijab: Politisi Intelek Perlu Mentertawakan Dirinya

YOGYAKARTA – Kasus Ade Armando mencibir mahasiswa Yogyakarta yang mengkritik politik dinasti karena sistem kekuasaan di provinsi ini berbasis dinasti Kesultanan Yogyakarta, merupakan strategi yang bersangkutan menangkis kenyataan bahwa proses pasangan capres dan partai yang didukungnya bukan berbasis politik dinasti. “Anatomi politik Ade Armando itu sebagai strategi mengingkari realitas objektif dalam pasangan capres yang didukungnya

Sri Sultan HB X (kiri) pada saat menerima tamu.
Seputar Jogjakarta

Tanggapi Ade Armando, Reaksi Sri Sultan Sebut Keistimewaan DIY Dilindungi Konstitusi

YOGYAKARTA – Pegiat media sosial sekaligus politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando menyebut Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mempraktikan politik dinasti. Alasannya, gubernur dan wakil gubernur provinsi tersebut tidak dipilih melalui pemilu, tetapi melalui penetapan. Menanggapi hal tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menegaskan keistimewaan DIY dilindungi oleh konstitusi. “Keistimewaan DIY diakui undang-undang

Sultan HB X bertemu pengurus Pujasuma.
Seputar Jogjakarta

Paguyuban Keluarga Jawa Sumatera Tidak Boleh Terlibat Politik

YOGYAKARTA – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima kunjungan dari Paguyuban Keluarga Jawa Sumatera (Pujasuma), Jumat (1/12/2023). Dalam pertemuan di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta ini, Sri Sultan berpesan agar Pujasuma tidak terlibat politik. Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Pembina Paguyuban Keluarga Jawa Sumatera (Pujasuma) Much. Baryadi usai pertemuan. Menurut Baryadi, Sri Sultan

Dr. Mukhijab, MA
Opini

Regenerasi Kepemimpinan Nasional Berbasis Masyarakat

Politik Karbitan Memproduksi Demokrasi Sakit Oleh: Dr. Mukhijab, MA * Regenerasi kepemimpinan nasional sebagai keniscayaan yang harus dilaksanakan setiap lima tahun melalui prosedur pemilihan umum langsung, umum, bebas, dan rahasia. Proses suksesi itu selayaknya dilaksanakan dengan mengutamakan etika dan faksun politik. Para stake holder politik nasional dan pemegang hak pilih dalam Pemilu 2024 selayaknya mengutamakan

Ketua Orwil ICMI DIY Prof Mahfyd Sholihin (berbatik hitam).
Seputar Jogjakarta

ICMI DIY Dukung Gerakan Anti-Islamophobia

YOGYAKARTA – Adanya Islamophobia di Indonesia merupakan ujian bagi negara ini. Karena, politik sektoral ini mendistorsi kebesaran Islam yang dipeluk oleh 231,06 juta atau 86,7% dari total penduduk Indonesia saat ini. “Hal yang memprihatinkan bahwa Islamophobia di negara ini bukan hanya mengerdilkan penduduk Indonesia yang mayoritas beragama Islam, juga berpengaruh pada posisi politik Islam Indonesia