Gedung Bank Mandiri Pusat.
Ekonomi

Hingga Akhir November 2025, November 2025, Penyaluran Kredit Bank Mandiri Tumbuh 13,1% Jadi Rp1.452 Triliun

JAKARTA – PT Bank Mandiri mencatatkan kinerja tetap solid dan pondasi bisnis yang terjaga di akhir tahun 2025. Dari laporan keuangan bank only per akhir November 2025, penyaluran kredit tumbuh 13,1% secara tahunan menjadi Rp1.452 triliun. Capaian tersebut berada di atas rata-rata industri pada periode yang sama dan mencerminkan efektivitas strategi pertumbuhan. Ini dijalankan secara

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa.
Nasional

Ada Ketidakpastian Kebijakan Perdagangan Global, LPS Sesuaikan Tingkat Bunga Pinjaman pada Bank Umum dan BPR

JAKARTA – Rapat Dewan Komisioner (RDK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sudah dilakukan pada Senin (26/5/2025). Hasilnya, LPS melakukan evaluasi dan menetapkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk periode reguler Mei 2025. Penetapan TBP tersebut merupakan penetapan periode reguler II untuk tahun 2025. Hasil penetapan TBP ini akan berlaku untuk seluruh produk simpanan dalam rupiah dan valuta

Berbagai merek dan jenis ponsel pintar yang beredar di pasaran.
Trend

International Data Corporation (IDC) Prediksi Penjualan Smartphone di Indonesia Melambat

JAKARTA – Lembaga pemeringkat dan riset pasar International Data Corporation (IDC) memprediksi penjualan smartphone di Indonesia melambat pada tahun 2022 atau sama seperti periode sebelumnya, tahun 2021. Adapun pemicunya adalah faktor ekonomi makro. Seperti inflasi naik, pergerakan nilai tukar mata uang rupiah yang melemah, peningkatan suku bunga, dan kenaikan harga BBM yang mengikis daya beli konsumen. Associate

Gedung Bank Indonesia.
Ekonomi Nasional

Akhirnya, Bank Indonesia Putuskan Naikkan Suku Bunga

JAKARTA – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memutuskan menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 3,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 3,00%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 4,50%. Keputusan kenaikan suku bunga ini sebagai langkah pre-emptive dan forward looking dalam memitigasi risiko peningkatan