Gubernur AAU Wayan Superman Pamit Sri Sultan Tinggalkan DIY

YOGYAKARTA – Marsekal Muda TNI Wayan Superman bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Pertemuan yang diadakan di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta tersebut untuk berpamitan.
Perwira tinggi TNI-AU ini sejak 2 Oktober 2023 lalu mendapat amanat baru sebagai Asisten Perencanaan dan Anggaran Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Asrena Kasau).
Ditemui usai berpamitan dengan Sri Sultan, Wayan mengatakan, dengan berakhirnya ketugasannya di Yogyakarta sebagai Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU), ia merasa memiliki kewajiban berpamitan dengan Sri Sultan.
“(Saya) harus menghadap Ngarsa Dalem, karena beliau sudah banyak memberikan bimbingan kepada kami, khususnya di AAU. Kami juga harus segera meninggalkan Yogyakarta, karena dapat perintah untuk tugas yang baru,” ungkap Wayan, Senin (23/10/2023).
Wayan mengungkapkan, selama bertugas di DIY, dirinya merasakan hal yang luar biasa, meski memang terbilang singkat waktu tugas di DIY. Yakni, sekitar lima bulan saja. Namun, dirinya bersyukur mendapat dukungan dan perlakuan yang baik dari pihak Pemda DIY.
“Setiap tahunnya, kami diberikan izin untuk menggunakan Malioboro, ikon Jogja untuk adik-adik yang baru maupun mau yang dilepas untuk melakukan kirab. Jadi, kami bisa memperkenalkan adik-adik Taruna yang baru dan jadi ajang pamitnya adik-adik yang sudah akan menjadi perwira kepada warga Yogyakarta. Karena kami ya milik Jogja, AAU adalah milik Yogyakarta,” imbuhnya.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pun menyampaikan selamat atas tugas baru Wayan di tempat yang baru. Sri Sultan pun berharap Wayan bisa melaksanakan ketugasannya dengan baik di manapun nantinya ia ditempatkan.
“Kami tentu menyampaikan selamat, karena mau pindah, bagaimanapun tetap harus bisa melaksanakan ketugasan dengan baik. Harapan saya, tentu semoga sukses selalu,” imbuh Sri Sultan.
Usai bertemu dengan Sri Sultan, Wayan menyempatkan diri berpamitan pula dengan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X. Wayan pun diterima di Gedhong Pare Anom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.
Pada kesempatan tersebut, Sri Paduka berterima kasih yang luar biasa selama Wayan menjabat sebagai Gubernur AAU di DIY.
“Terima kasih yang luar biasa walaupun hanya lima bulan. Harapan kami, bapak bisa meneruskan kinerja yang baik. Semoga AAU ke depannya juga bisa berkembang lebih baik lagi. Jika ada kesempatan, tolong nantinya ada waktu berbicara soal pembuatan monumen Husein Sastranegara,” ungkap Sri Paduka.
Sebagai informasi, Husein Sastranegara adalah salah satu tokoh dirgantara Indonesia. Beliau wafat pada 26 September 1946, karena pesawat Cukiu yang dikemudikannya jatuh dan terbakar di Kampung Penumping, Gowongan, Yogyakarta. “Semoga kita bisa terus menghormati para pendahulu kita,” imbuh Sri Paduka.(Heroe)