Launching Student Union, Prodi Psikologi UICI : Siap Hadapi Tantangan di Dunia Digital
Jakarta, 2024 – Prodi Psikologi (Digital Neuropsikologi) Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) resmi meluncurkan Student Union, yakni sebuah organisasi mahasiswa yang dirancang untuk menampung minat, bakat, dan aspirasi mahasiswa. Acara ini sekaligus dimeriahkan dengan Webinar Nasional bertema “Cara Memahami Diri Sendiri dengan Efektif dan Meningkatkan Kualitas Kesehatan Otak”.
Acara yang digelar secara virtual melalui Zoom ini berhasil menarik perhatian ratusan peserta, mulai dari civitas akademika UICI hingga masyarakat umum. Peluncuran ini menegaskan komitmen UICI dalam mengembangkan program studi Psikologi dengan Keunikanya dibidang Neuropsikologi berbasis digital, sebuah disiplin ilmu yang memadukan psikologi, neurosains, dan teknologi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Digital Neuropsikologi : Fondasi Masa Depan

Dalam sambutannya, Rektor UICI, Prof. Dr. Laode Masihu Kamaluddin, M.Sc., M.Eng, menyampaikan harapan besar terhadap peran Student Union ini. Beliau menekankan pentingnya pengembangan pikiran, gagasan, serta minat mahasiswa di era digital yang penuh perubahan dalam cara manusia berpikir dan berperilaku.
“Dengan adanya Student Union ini, UICI siap menjadi kampus digital yang mendukung mahasiswa untuk berkontribusi dalam dunia akademik maupun profesional. Kehadiran organisasi ini diharapkan dapat menarik lebih banyak generasi muda untuk bergabung dengan UICI,” ujar Prof. Laode.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Program Studi Psikologi UICI, Nurdin Adiyansah, S.Sos., M.Psi, yang menaruh harapan besar agar Student Union ini menjadi wadah pengembangan bakat dan aspirasi mahasiswa, sekaligus memperkuat kajian ilmiah di bidang Digital Neuropsikologi.
Webinar: Menyingkap Rahasia Otak dan Diri Sendiri

Foto: Dr.dr.Taufiq Pasiak., M.Kes., M.Pd. (beasiswa.uai.ac.id)
Webinar Nasional yang menghadirkan Dr. dr. Taufiq Pasiak, M.Pd.I., M.Kes sebagai pembicara utama turut menjadi daya tarik utama acara ini. Dalam pemaparannya, Dr. Taufiq mengungkapkan bahwa perkembangan otak tidak hanya memengaruhi kecerdasan, tetapi juga moralitas, emosi, dan pengalaman spiritual manusia.
“Pengalaman mistik dan religious bisa dipahami sebagai reaksi otak terhadap stimulus tertentu, yang memengaruhi persepsi, emosi, dan proses kognitif. Namun, salah satu musuh terbesar kesehatan otak adalah rasa iri,” ungkap Dr. Taufiq, memberikan wawasan mendalam tentang cara menjaga otak tetap sehat di tengah tantangan modern.
Ketua Student Union Psikologi UICI, Ali, juga menambahkan alasan pemilihan tema otak dalam peluncuran ini. “Program studi ini fokus mempelajari hubungan antara struktur otak, pikiran, dan perilaku manusia. Kami ingin mahasiswa lebih memahami bagaimana otak bekerja sehingga mampu mengidentifikasi dan menangani berbagai masalah psikologis yang mungkin timbul.”
Peluncuran ini menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi Student Union Neuropsikologi UICI. Dengan visi untuk mengintegrasikan neurosains, psikologi, dan teknologi, organisasi ini siap membimbing mahasiswa menjadi akademisi maupun praktisi profesional di bidang neuropsikologi.
Melalui acara ini, UICI kembali membuktikan komitmennya untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam era digital yang terus berkembang.
“Kami berharap peluncuran ini dapat memotivasi mahasiswa untuk memahami diri mereka sendiri lebih dalam, meningkatkan kesehatan otak, serta menghadapi tantangan dunia digital dengan percaya diri,” tutup Ali.




