Pusdatin-DTO kembali melanjutkan uji coba dan pendampingan integrasi SATUSEHAT.

Awal 2023 Ini, Kemenkes Pastikan 111 Laboratorium Siap Terintegrasi dengan SATUSEHAT

Nasional

JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi dan Digital Transformation Office (Pusdatin-DTO) kembali melanjutkan uji coba dan pendampingan integrasi SATUSEHAT. Sejauh ini, uji coba dan pendampingan memasuki fase kelima untuk use case laboratorium dan dilakukan di sejumlah pengelola Sistem Informasi Laboratorium (SIMLAB) pada 15-16 Desember 2022 di Jakarta. Hasilnya, sebanyak 111 laboratorium dipastikan siap terintegrasi dengan SATUSEHAT pada awal tahun 2023 ini.

“Di antara laboratorium yang ada memiliki jaringan yang luas di Indonesia. Ini menjadi langkah awal yang baik bagi upaya perluasan implementasi dan integrasi SATUSEHAT di seluruh fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan),” kata Chief Operating Officer DTO Kemenkes Daniel Oscar Baskoro, pekan lalu (30/12/2022).

Baca juga :  Kementerian LHK Beri Penghargaan Chandra Asri Sukses Raih PROPER Hijau 2022 untuk Kedua Kalinya

Daniel yang juga Lead SATUSEHAT meneruskan, integrasi SIMLAB ke SATUSEHAT memiliki tantangan tersendiri. Karena, use case yang dipakai di laboratorium berbeda dengan yang diterapkan pada puskesmas, rumah sakit, maupun klinik.

“Kami menyiapkan use case tersendiri untuk integrasi laboratorium dengan SATUSEHAT, sehingga uji coba dan pendampingan bisa berjalan lancer hari ini,” kata Daniel.

SATUSEHAT merupakan platform yang mengintegrasikan data kesehatan individu antar-fasyankes dalam bentuk rekam medis elektronik (RME) guna mendukung interoperabilitas data kesehatan melalui standardisasi dan digitalisasi. Melalui proses uji coba integrasi, para peserta diberikan pendampingan untuk saling memperlihatkan data kesehatan yang tersimpan di masing-masing SIMLAB secara near real-time melalui platform SATUSEHAT. Hal tersebut bisa dimanfaatkan tenaga kesehatan di laboratorium untuk mendapatkan informasi kesehatan individu dalam upaya deteksi penyakit.

Salah satu peserta uji coba dari Parahita Diagnostic Center, Prevandito menyatakan, melalui kegiatan ini dirinya bisa memahami secara utuh terkait prinsip dan teknis standardisasi dan integrasi data ke dalam SATUSEHAT. Meski begitu, ia berharap pendampingan terus diberikan pada peserta.

“Masih ada penyesuaian dari sistem data yang kami miliki agar sesuai standar yang ditetapkan Kemenkes. Kami berharap pendampingan akan terus diberikan sampai sistem kami benar-benar terhubung ke dalam SATUSEHAT,” jelas Prevandito.

Sepanjang 2022, Kemenkes melakukan serangkaian uji coba dan pendampingan pada sejumlah klinik, rumah sakit, dan puskesmas di Pulau Jawa-Bali. Hasilnya, terdapat 9.422 fasyankes yang siap terintegrasi SATUSEHAT pada awal tahun 2023.(redaksi)

fasilitas pelayanan kesehatan fasyankes implementasi integrasi Kemenkes Kementerian Kesehatan pengelola Pusat Data dan Teknologi Informasi dan Digital Transformation Office Pusdatin-DTO SATUSEHAT SIMLAB Sistem Informasi Laboratorium uji coba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts