Produsen makanan-minuman di Indonesia mencari sertifikat halal untuk produknya.

Sejak Januari 2023, Lebih 38 Ribu Produk Tersertifikat Halal BPJPH

Nasional
Advertisements

JAKARTA – Sejak Januari 2023, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) sudah menerbitkan 2.171 sertifikat halal (SH).

Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham mengatakan, sampai hari ini (Senin, red), tercatat ada 2.171 SH yang diterbitkan. Ini memuat 38.480 produk, termasuk Mixue yang Sertifikat Halal (SH)-nya terbit tanggal 16 Februari 2023,” jelas Aqil di Jakarta, Senin (20/2/2023).

Baca juga :  Gunakan Teknologi Canggih dan Terintegrasi, NU.ID Identitas Digital Nahdliyyin

Selanjutnya, Aqil mempersilakan, pelaku usaha yang telah memiliki produk bersertifikat untuk memasang label halal Indonesia pada produknya. “Untuk pemasangan label Halal Indonesia, silakan mengacu pada Kepkaban BPJPH No 40/2022. Ketentuan ini juga bisa diunduh melalui akun SiHalal masing-masing pelaku usaha,” tegas Aqil.

Ketentuan tersebut disebutkan, nomor yang dicantumkan dalam label merupakan nomor sertifikat halal yang dikeluarkan BPJPH.

Advertisements

“Jangan sampai salah, karena masih ditemukan pada beberapa pelaku usaha, yang mereka cantumkan di label adalah nomor KH atau ketetapan halal,” ungkap Aqil.

Ditambahkan Aqil, pihaknya kembali mengingatkan, seandainya pelaku usaha baru memiliki nomor KH, artinya proses sertifikasi halalnya belum selesai.

“Pelaku usaha harus memiliki nomor sertifikasi halal, baru bisa dinyatakan proses sertifikasi produknya tuntas,” pungkasnya.(redaksi)

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal BPJPH Kemenag Kementerian Agama Mixue sertifikat halal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts