Terobosan Hilirisasi Sosiologi UMM Malang untuk Para Aktivis Pemberdayaan Masyarakat
MALANG – Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) untuk Sarjana (S1) dan Magister Sosiologi DPPS (Direktorat Program Pasca Sarjana) (S2) melakukan Sosialisasi Sosiologi. Kegiatan ini dilakukan dihadapan 60 peserta Rakerwil II Majlis Pemberdayaan Masyarakat Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), Jumat (22/8/2025).
Hadir sebagai pemateri pada acara tersebut, Ketua Prodi Magister Sosiologi DPPS UMM Rachmad K.Dwi Susilo Ph.D, Ketua Prodi S1 Sosiologi FISIP UMM Luluk Dwi Kumalasari, M.Si, dan Dosen Sosiologi UMM yang sekaligus Pengurus PWM Jawa Timur Abdus Salam, M.Si.
Pada kesempatan tersebut, Rachmad Ph.D menyatakan, nama majlis sama dengan salah satu kajian sosiologi terkini, yaitu pemberdayaan masyarakat. Kajian ini akan semakin kuat kalau didukung analisa, teori, metode, dan teori-teori sosiologi.
Rachmad juga mengingatkan, pemberdayaan harus di”ilmoni.” Meminjam ungkapan masyarakat Jawa, pemberdaya bukan warga yang sekedar kober (menyempatkan, longgar) dan bener (moralitas baik). Pemberdaya juga membutuhkan pinter (pandai).
Menurutnya, sosiologi kompeten membekali semua kepandaian yang dibutuhkan oleh semua aktor pemberdaya atau inovator sosial tersebut.
Luluk Dwi Kumalasari M.Si menambahkan, sosiologi mampu mengupas pemberdayaan masyarakat lebih detil, terkait metode, aktor, strategi, model atau kebijakan. Kesemuanya menjadi kurikulum khas di Prodi Sosiologi UMM. Keunggulan ini didukung banyak skema beasiswa yang ditawarkan UMM. Seperti beasiswa Program Konversi Profesi, beasiswa Persyarikatan, dan lainnya.
Kesempatan sosialisasi tersebut akan digunakan peserta untuk melanjutkan studi sosiologi di UMM, baik di jenjang S1 dan S2.(Heroe)





