Kuliah tamu dari kalangan pakar mengkritisi pembangunan di Indonesia.
Kampus

Awali Tahun 2026, Magister Sosiologi UMM Mendiskusikan Diskursus Pembangunan di Dunia Ketiga

MALANG – Program Magister Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengawali tahun akademik dengan menggelar kuliah tamu bertajuk “Diskursus Pembangunan di Dunia Ketiga.” Acara yang dihadiri para dosen, mahasiswa, serta guru-guru sosiologi dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kabupaten Malang dan Kota Batu ini berhasil membedah kompleksitas pembangunan dari tiga sudut pandang. Yakni, akademik, praktik kebijakan

Program Studi Magister Sosiologi DPPS Universitas Muhammadiyah Malang kembali menggelar Kuliah Tamu bagi mahasiswa Program Pascasarjana dan guru-guru Sosiologi.
Kampus

Melalui Kuliah Pakar, Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang Kritisi Model Pembanguan Terkini 

MALANG – Program Studi Magister Sosiologi Direktorat Program Pascasarjana (DPPS) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu bagi mahasiswa Program Pascasarjana dan guru-guru Sosiologi yang tergabung dalam MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Sosiologi Kabupaten Malang dan Kota Batu. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat analisis sosiologis dalam studi-studi pembangunan, Pada kuliah tamu kali ini,

Kuliah Pakar melalui daring.
Kampus

Hadirkan Pekerja Film Nasional, Magister Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang Kritisi Industri Film

MALANG – Program Magister Sosiologi Direktorat Program Pasca Sarjana (DPPS) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menyelenggarakan kuliah pakar dengan tema “Sosiologi Masyarakat di dalam Karya-Karya Film Indonesia,” Senin (24/11/2025). Acara yang diselenggarakan secara daring via Zoom Meeting tersebut, dihadiri 50 peserta. Pada kesempatan ini, pihak UMM menghadirkan Dirmawan Hatta, Pekerja Film Nasional sebagai narasumber utama.

Kegiatan FGD (Focus Group Discussion) bertema Model Kerja sama Aktor-Aktor Moderasi Beragama untuk Peningkatan Indeks Kota Toleran (IKT).
Kampus

Tingkatkan Indeks Kota Toleran (IKT), FKUB Kota Magelang Gandeng Universitas Muhammadiyah Malang

MAGELANG – Program Studi Magister Sosiologi Direktorat Pascasarjana. Program Pascasarjana (DPPS) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berkolaborasi dengan FKUB ( Forum Kerukunan Umat Beragama ) Kota Magelang mengadakan FGD (Focus Group Discussion) yang kedua. Kali ini, tema yang diangkat adalah Model Kerja sama Aktor-Aktor Moderasi Beragama untuk Peningkatan Indeks Kota Toleran (IKT), di Ruang Rapat Besar

Universitas Muhammadiyah Malang menggelar Program Kuliah Pakar.
Kampus

Melalui Kuliah Pakar, Magister Sosiologi UMM Mengkritisi Governmentality Pemerintah Indonesia Hari Ini

MALANG – Komitmen untuk memperkuat analisa sosiologis pada studi-studi Kebijakan Publik dan Teori-Teori Sosiologi Postrukturalisme selalu diutamakan. Karenanya, Program Studi Magister Sosiologi Direktorat Program Pasca Sarjana (DPPS) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menyelenggarakan Kuliah Pakar bagi mahasiswa Program Pascasarjana UMM. Kali ini, tema yang diangkat adalah “Governmentality dan Kebijakan Publik dalam Sosiologi Politik di Indonesia.”

Rachmad K. Dwi Susilo Phd.
Kampus

Cenderung Top Down, Program Makan Bergizi Gratis Butuh Pendekatan Sosio- Kultural

MALANG – Sosiolog dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Rachmad K. Dwi Susilo Phd mengatakan, pendekatan dalam MBG (Makan Bergizi Gratis) cenderung top down. Ini terlihat melalui bekerjanya Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, pendekatan top down akan benturan dengan spirit desentralisasi. Di sisi lain, kekurangannya adalah tidak memaksimalkan potensi-potensi lokal sebagai sasaran program. “Padahal, demokrasi berbasis

UMM menggelar Kuliah Pakar bertema Sosiologi Budaya: Apa Mengapa dan Bagaimana? 
Kampus

Lewat Kuliah Pakar, Magister Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang Soroti Perlindungan Budaya

MALANG – Pesatnya perkembangan kebudayaan hari ini mendorong Magister Sosiologi Direktorat Program Pasca Sarjana (DPPS) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Kuliah Pakar. Kali ini, tema yang diangkat adalah “Sosiologi Budaya: Apa Mengapa dan Bagaimana?” Kegiatan akademik tersebut diselenggarakan Senin (15/9/2025) secara daring dan diikuti 50 peserta. Mereka berasal dari Mahasiswa Magister dan Doktor Sosiologi UMM,

Acara Sosialisasi Sosiologi di Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Kampus

Terobosan Hilirisasi Sosiologi UMM Malang untuk Para Aktivis Pemberdayaan Masyarakat

MALANG – Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) untuk Sarjana (S1) dan Magister Sosiologi DPPS (Direktorat Program Pasca Sarjana) (S2) melakukan Sosialisasi Sosiologi. Kegiatan ini dilakukan dihadapan 60 peserta Rakerwil II Majlis Pemberdayaan Masyarakat Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), Jumat (22/8/2025). Hadir

UMM menggelar ujian proposal tesis mahasiswa asal Kota Kigali, Rwanda, Benjamin Ifashabayo.
Kampus

Peduli Gender, Mahasiswa Magister Sosiologi UMM Malang Asal Rwanda Angkat Tesis Soal Partisipasi Laki-Laki pada Pekerjaan Domestik

MALANG – Program Studi Magister Sosiologi DPPS (Direktorat Program Pasca Sarjana) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan ujian proposal tesis mahasiswa asal Kota Kigali, Rwanda, Benjamin Ifashabayo di Ruang Sidang Lantai 3 Gedung Kuliah Bersama 4, Kamis (21/8/2025). Benjamin sudah mengikuti perkuliahan di Magister Sosiologi UMM selama dua semester. Kini, Benjamin memasuki tahapan persiapan penyelesaian tesis

Nurudin saat ujian terbuka promosi doktor di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 4 Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Malang.
Kampus

Ujian Promosi Doktor: Nurudin Kuliti Merebaknya Imperialisme Budaya Baru Akibat K-Pop

MALANG – Korean Pop (K-Pop) tidak lagi sekadar genre musik populer dari Korea, tetapi telah menjadi budaya baru yang menyebar ke seluruh dunia. K-Pop telah menjadi pemicu munculnya budaya baru dalam dunia hiburan. Budaya itu berkembang menjadi identitas sosial baru yang mampu mengubah cara berfikir, menilai, dan bertindak individu dalam kehidupan sehari-hari. Hal demikian dikemukakan