Yuliantoro, Alumnus Sosiologi UGM Yogyakarta.
Opini

Audit Dana Desa Kebutuhan Mendesak Wujudkan Good Governance Pemdes

Oleh: Yuliantoro* Dana desa adalah salah satu kebijakan fiskal paling progresif dalam sejarah Indonesia. Sejak digulirkan, triliunan rupiah mengalir langsung ke desa dengan harapan sederhana, namun fundamental. Yakni, mempercepat pembangunan dan memakmurkan masyarakat dari pinggiran. Namun, harapan itu kerap berhadapan dengan kenyataan pahit—lemahnya tata kelola, rendahnya kapasitas aparatur, dan pengawasan publik yang belum optimal. Di

Yuliantoro, alumnus Sosiologi UGm
Opini

Aparat Desa Itu Pelayan Publik, Bukan Aktor Politik

(Catatan Demo Kepala Desa di Jakarta) Oleh: Yuliantoro* Gelombang demonstrasi ribuan aparat desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pekan ini menimbulkan pertanyaan publik yang jauh lebih mendasar: siapa sebenarnya yang mereka wakili? Dan untuk kepentingan siapa aksi besar-besaran itu digelar? Apdesi menuntut pencairan dana desa

Sebanyak 80 kepala desa dilatih FEB UNS Surakarta.
Kampus

FEB UNS Surakarta Latih 80 Kades soal Mengelola Potensi Desa

SURAKARTA – Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melatih sekitar 80 kepala desa (kades) dari empat kabupaten, yakni Klaten, Boyolali, Sukoharjo, dan Sragen. Pelatihan yang diberikan meliputi pengelolaan dan pemanfaatan potensi desa yang dimiliki masing-masing para kades. Kasubdit Dana Desa Kementerian Keuangan Jamiat Aries Calfat mengatakan, pelatihan pengelolaan dan pemanfaat potensi desa

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat datang pada seremoni wisudawan wisudawati di Universitas Yudharta Pasurauan, Jawa Timur
Kampus

Mendes PDTT : Lulus Mahasiswa, Ayo Pulang dan Bangun Desanya

JAWA TIMUR– Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengajak para mahasiswa Indonesia mengabdi di desanya masing-masing. Menurutnya, desa merupakan masa depan Indonesia. Hal tersebut disampaikan Gus Halim, panggilan akrab Abdul Halim Iskandar, saat memberikan orasi ilmiah dalam wisuda Universitas Yudharta, Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (07/11/ 2021). Di hadapan 496 wisudawan dan wisudawati