Kantor Bank Mandiri
Ekonomi

Bank Mandiri Kembali Raih Posisi Puncak Kredit Sindikasi dan Konsisten Dorong Pertumbuhan Ekonomi 

JAKARTA – Bank Mandiri konsisten mempertegas posisi sebagai lembaga keuangan yang unggul dalam mendorong sektor usaha lewat dukungan pembiayaan dengan skema sindikasi. Merujuk laporan Bloomberg Table League, sepanjang kuartal I tahun 2024, Bank Mandiri menduduki posisi pertama sebagai Mandated Lead Arranger (MLA) pada Indonesia Borrower Loan dengan market share pembentukan kredit sindikasi sebesar 24,7% dari

Direktur Utama Bank Muamalat Indra Falatehan.
Ekonomi

Bank Muamalat Pimpin Pembiayaan Sindikasi Senilai Rp 2,5 Triliun kepada PT Industri Kereta Api

JAKARTA – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memimpin pembiayaan sindikasi kepada PT Industri Kereta Api  (INKA) (Persero) senilai total Rp 2,5 triliun. Selain Bank Muamalat, peserta dalam sindikasi tersebut adalah PT Bank KB Bukopin Tbk, PT Bank ICBC Indonesia, PT Bank Aceh Syariah, dan PT Bank Jabar Banten Syariah. Seremoni penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan di

Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Indra Falatehan (tengah) dan SEVP Enterprise Banking Bank Muamalat Irvan Y. Noor (kedua kanan) berbincang bersama Direktur Delta Dunia Group Dian Andyasuri (kiri), Group Deputy Director Finance & Investor Relations Delta Dunia Group Iwan Fuad Salim (kanan) dan Direktur PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) Nanang Rizal Achyar (kedua kiri) usai penandatanganan perjanjian kerja sama pembiayaan sindikasi syariah senilai total 60 juta dolar AS di Jakarta.
Ekonomi

Gandeng Muamalat, BUMA Raih Fasilitas Pembiayaan Sindikasi Syariah Pertama Senilai USD 60 Juta

JAKARTA – PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak usaha dari PT Delta Dunia Makmur Tbk. (Delta Dunia Group) mengumumkan pembiayaan sindikasi syariah pertama dalam sejarah perusahaan dengan nilai total fasilitas pembiayaan sebesar USD 60 juta atau setara Rp 920 miliar. Dalam fasilitas pembiayaan tersebut, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. berpartisipasi senilai USD 50 juta

Prusahaan manufaktur perhiasan emas terintegras PT Hartadinata Abadi Tbk peroleh pembiayaan sindikasi dari industri perbankan tanah air.
Ekonomi

Bank BNI Fasilitasi Pembiayaan Sindikasi Rp 2,4 Triliun kepada PT Hartadinata Abadi Tbk

BANDUNG – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), perusahaan manufaktur perhiasan emas terintegrasi di Indonesia menandatangani perjanjian pendanaan sindikasi. Nilainya cukup besar, mencapai Rp 2,4 triliun dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk di Jakarta, pada Selasa (27/12/2022). Bank milik pemerintah berkode saham BBNI tersebut menjadi Mandated Lead Arranger & Bookrunner (MLAB) yang akan bekerja sama

Chief Wholesale Banking Officer Bank Muamalat Irvan Y. Noor.
Ekonomi

Bank Muamalat Pacu Penyaluran Pembiayaan Korporasi dengan Skema Sindikasi dan Bilateral

JAKARTA – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) memacu penyaluran pembiayaan di segmen korporasi. Ini dilakukan, baik melalui skema sindikasi maupun bilateral. Terbaru, Bank Muamalat memimpin penyaluran pembiayaan sindikasi kepada PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) senilai Rp 700 miliar. Sindikasi ini melibatkan empat bank syariah lain. Yakni, PT Bank Aceh Syariah, Unit Usaha

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memimpin sindikasi pembiayaan pembangunan rumah sakit milik Nahdlatul Ulama.
Ekonomi

Bank Muamalat Pimpin Sindikasi Pembiayaan Rumah Sakit Pertama NU di Jabar

JAKARTA – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memimpin sindikasi pembiayaan pembangunan rumah sakit milik Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Barat. Total dana yang disalurkan senilai Rp 240 miliar. Chief Wholasale Banking Officer Bank Muamalat Irvan Y. Noor mengatakan, rumah sakit yang berlokasi di Cianjur tersebut menggandeng Edelweiss Healthcare Group dan merupakan RS pertama milik NU

Penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi dipimpin PermataBank dengan perusahaan leasing.
Ekonomi

Sindikasi dengan Lima Bank, PermataBank Kucurkan Kredit Rp1,2 Triliun ke Mandala Multifinance

JAKARTA – Bersama lima bank lain, PermataBank meresmikan pembentukan fasilitas kredit sindikasi yang akan diberikan kepada Mandala Multifinance. PermataBank menjadi mandated lead arranger and bookrunner (MLAB) dalam pembentukan fasilitas kredit sindikasi tersebut. Adapun total kredit yang akan dikucurkan senilai Rp1,2 triliun, seiring dilakukan penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi. Kerja sama fasilitas kredit tersebut merupakan komitmen PermataBank