Penulis saat kembali ke kampung halaman Kota Magelang sekaligus berdiskusi dengan stake holder kota bertajuk kota gethuk ini.
Opini

Rodanya Masbagia di Tahun Ketiga; akan Berputar Ke Mana?

Sebuah Refleksi Kebijakan dan Sosiologis   Oleh: Rachmad Kristiono Dwi Susilo, MA, Ph.D* Bismillahirrahmannirrahiim  Sharing session yang diselenggarakan Karisma (Keluarga Remaja Islam Magelang) dan merupakan hajatan rutin di Bulan Suci Ramadan, menarik dicermati. Pada session, 14 Maret 2024, penulis mengangkat isu kota ini melalui judul ” Skema Progresif Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Komunitas di Kota Magelang.”

Penulis bersama dengan Kepala Dinas DPM4KB dan Camat Magelang Selatan dalam sebuah acara pemetaan potensi dan Perencanaan Komunitas bagi aktivis LPMK se Kota Magelang.
Opini

Masyarakat Berdaya di Tengah Mitos Magel-Magel Ilang

Oleh: Rachmad Kristiono Dwi Susilo, MA, Ph.D* Bagi penulis, berkumpul atau lebih tepatnya jagongan dengan para pemberdaya dan aktivis komunitas melahirkan pengalaman dan pengetahuan baru mengenai Kota Magelang. Sebagai tenaga ahli yang membidangi sosiologi, pemberdayaan, dan inovasi sosial (social innovation), tentunya membutuhkan bahan-bahan lapang untuk mendesain perubahan kota seperti yang diharapkan pelaku pemerintahan dan masyarakat.

Penulis saat meninjau Kolam Ikan dan kolam pancing di Kelompok Tani Gunung Harta.
Opini

Kerelawanan Sosial: Belajar dari Kota Batu Jawa Timur untuk Kota Magelang (Tulisan Kedua-Tamat)

Wisata komunitas dipilih dengan mementingkan bentuk wisata ekologis. Kita melihat pertanian organik, keberadaan sapi dengan segala potensi dan air di kolam. Kesemuanya rantai ekologis yang disemai untuk kelestarian alam.  Tiga destinasi yang sedang dikembangkan oleh wisata ini yaitu: Edukasi Stroberi dan Apel Sistem tanam stroberi dilakukan melalui model pertanian organik, sehingga selain ramah lingkungan ia

Penulis saat membimbing Kuliah Lapang Sosiologi Pariwisata di Batu Edu Park di Desa Tulungrejo, Kota Batu, Malang.
Opini

Kerelawanan Sosial: Belajar dari Kota Batu Jawa Timur untuk Kota Magelang (Tulisan Pertama-Bersambung)

Pengalaman berharga penulis memandu Kuliah Lapang di Batu Edu Park di Desa Tulungrejo, Kota Batu, pada tanggal 27 November 2022 menjadi pendorong atau alasan penulis tertarik mengangkat topik ini. Pemandangan alam yang indah di kota ini dan pelajaran penting dari terbentuknya destinasi wisata berbasis komunitas yang menjadikan kekuatan kerelawanan sebagai motor atau penggerak sebagai daya

Rachmad K. Dwi Susilo, MA. Ph.D didepan RST dr Soedjono Kota Magelang (dok. pribadi).
Opini

Kelucuan Sosiologis Pemberdayaan

Senang sekali penulis menikmati kepulangan minggu lalu ke kota kelahiran. Mana lagi kalau bukan Magelang, kota pensiunan dan “transit” antara Kota Semarang dan Yogyakarta yang mengusung misi “Maju, Sehat, dan Bahagia”.  Sebuah pengalaman berharga penulis yang patut disyukuri, kenapa?  Bisa berdiskusi dengan para pengambil kebijakan utama yang sedang kerja keras merealisasikan sembilan program unggulan. Penulis

Wajah Kota Magelang dengan 9 program unggulan kota. (dok pribadi/Rafi Dzaka Pratama Putra).
Opini

Kontribusi untuk Kota Kelahiran, 10 Catatan Program Rodanya Masbagia (Seri Pertama – Bersambung)

Tepat pukul 20.00 WIB dengan di temani rintik-rintik hujan, peneliti datang di rapat RT yang rutin diselenggarakan oleh satu RW di Magersari. Sejatinya, kedatangan peneliti didorong keingintahuan pembangunan di level kampung. Benarkah, sesuai dengan hipotesis yang dipikirkan penulis. Ketua RW dan tujuh Ketua RT sudah hadir di awal. Sambil menunggu kedatangan ketua RT yang lain,