Penulis saat bertandang ke Kampung Tulung.
Opini

Kota Magelang Di Era “MAJU, SEHAT, DAN BAHAGIA” (Seri Pertama – Bersambung)

Evaluasi Setahun Pemerintah Kota Magelang  Sore itu cuaca Kota Magelang sangat cerah. Tidak mendung dan tidak hujan. Tidak panas dan tidak dingin.  Suasana Pendopo “Pengabdian” Kota Magelang agak ramai. Karena kepala OPD sudah datang dan sedang menunggu para ketua Pokmas satu kota.  Sebagian dari mereka bercengkrama. Ada pula yang duduk tenang tanda siap dengan pertemuan

Penulis saat menikmati salah satu cafe di Kota Magelang. Perkembangan yang luar biasa Kota Magelang menyisakan perbaikan di beberapa sudut kota ini.
Opini

Agar Kemiskinan Berlalu: Kisah Kampung Majapa

Sepintas lalu kalau mengamati judul yang penulis pilih ini terkesan bombastis, seakan ia sebuah pernyataan utopis, mungkinkah menghapus kemiskinan pada sebuah kampung? Sengaja penulis memilih judul ini demi mengharap energi positif ke depan. Pandangan yang sederhana aja, tindakan, dan kebijakan berawal dari wacana optimistis penuh mindset perubahan. Judul dan tentunya isi tulisan ini sebenarnya pintu

Penulis saat melaksanakan kerja fasilitator.
Opini

Fasilitator Pada Pemberdayaan Sebuah Pendekatan Kultural

A. Tentang Pemberdayaan di Indonesia Kita masuk pada sistem di mana pemberdayaan sebagai salah satu “panglima” di dalam pembangunan. Banyak pemberdayaan yang telah dilaksanakan oleh para pengambil kebijakan  yang  berhasil, namun juga tidak sedikit yang “mubazir” yang sama artinya pemberdayaan berakhir dengan capaian yang belum jelas. Pada kasus pemberdayaan petani di sekitar hutan di Randubelatung,

Rachmad K. Dwi Susilo, MA. Ph.D didepan RST dr Soedjono Kota Magelang (dok. pribadi).
Opini

Kelucuan Sosiologis Pemberdayaan

Senang sekali penulis menikmati kepulangan minggu lalu ke kota kelahiran. Mana lagi kalau bukan Magelang, kota pensiunan dan “transit” antara Kota Semarang dan Yogyakarta yang mengusung misi “Maju, Sehat, dan Bahagia”.  Sebuah pengalaman berharga penulis yang patut disyukuri, kenapa?  Bisa berdiskusi dengan para pengambil kebijakan utama yang sedang kerja keras merealisasikan sembilan program unggulan. Penulis

Rachmad K.Dwi Susilo juga hadir dalam Magelangan Charity Golf tournament yang diadakan warga Magelang di Jabodetabek (dok. pribadi).
Opini

“Nyengget” Untuk Kemajuan Magelang 

Kata nyengget menjadi begitu akrab di telinga penulis hari-hari ini. Penulis mendengar dan mulai merenungkan sejak mengikuti TAD (Tela’ah Ahad Dhuha-semacam pengajian online) Karisma Bulan Ramadan atau April 2022 lalu. Pemateri pada pertemuan itu, Wali Kota Magelang yang memaparkan strategi untuk membangun kota. Setelah orang nomor 1 di Kota Magelang tersebut menyampaikan materi kurang lebih

Salah satu sudut ikonik Kota Magelang (dok. pribadi/ Rachmad Kristiono DS.)
Opini

Kontribusi untuk Kota Kelahiran, 10 Catatan Program Rodanya Masbagia (Seri Kedua- Tamat)

Tulisan pertama membedah soal Rodanya Masbagia (Program Pemberdayaan Masyarakat Maju Sehat dan Bahagia) yang merupakan salah satu dari sembilan Program Unggulan Kepala Daerah Kota Magelang, Jawa Tengah hari ini. Selain program pemberdayaan ini, masih ada program-program yang lain seperti: Magesty (Magelang Smart City), Programis (Program Magelang Agamis), Magelang Keren (Kelurahan Enterpreneurship Centre), Magelang Cinta Organik,

Wajah Kota Magelang dengan 9 program unggulan kota. (dok pribadi/Rafi Dzaka Pratama Putra).
Opini

Kontribusi untuk Kota Kelahiran, 10 Catatan Program Rodanya Masbagia (Seri Pertama – Bersambung)

Tepat pukul 20.00 WIB dengan di temani rintik-rintik hujan, peneliti datang di rapat RT yang rutin diselenggarakan oleh satu RW di Magersari. Sejatinya, kedatangan peneliti didorong keingintahuan pembangunan di level kampung. Benarkah, sesuai dengan hipotesis yang dipikirkan penulis. Ketua RW dan tujuh Ketua RT sudah hadir di awal. Sambil menunggu kedatangan ketua RT yang lain,

Masjid Jami' Magelang sebagai tempat kegiatan Karisma (sumber: Pemkot Magelang).
Opini

Islam Karisma untuk Magelang Mendunia

A. Kota Magelang Tercinta Kami bersyukur lahir dan dibesarkan di Kota Magelang. Sekalipun Magelang termasuk kota kecil, namun kota ini memiliki dua keunggulan penting yakni berhawa sejuk dan lokasinya berdekatan dengan kota besar seperti Semarang dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Magelang, peninggalan kolonial banyak seperti bangunan tandon air, pintu gerbang kerkof dan bangunan-bangunan tua lain. 

Rachmad K. Dwi Susilo, M.A, Ph.D
Opini

Agar RODANYA MASBAGIA Kencang Berputar  (Seri Kedua/ Tamat)

(Analisa Kebijakan Publik tentang Pemberdayaan Masyarakat)  Kebijakan RODANYA MAS BAGIA (Program Pemberdayaan Masyarakat Maju Sehat Bahagia) di Kota Magelang diluncurkan di era pasangan wali kota dan wakil wali kota, dr. M. Nur Aziz, Sp.PD dan K.H. Drs. M. Mansyur M.Ag. Dari nama program kita bisa menilai semangat program ini  seperti roda berputar yang menunjukkan gerak

Rachmad K. Dwi Susilo, M.A, Ph.D.
Opini

Agar RODANYA MASBAGIA Kencang Berputar (Seri- Pertama/ Bersambung)

(Analisa Kebijakan Publik tentang Pemberdayaan Masyarakat) Kebijakan RODANYA MAS BAGIA (Program Pemberdayaan Masyarakat Maju Sehat Bahagia) di Kota Magelang diluncurkan di Era pasangan wali kota dan wakil wali kota, dr. M. Nur Aziz, Sp.PD dan K.H. Drs. M. Mansyur M.Ag. Dari nama program kita bisa menilai semangat program ini  seperti roda berputar yang menunjukkan gerak