Saat bertemu dan berdikusi dengan Tokoh, Mantan Ketua RW dan aktivis LPMK.
Opini

Social Engineer, Warga Negara dan Sosiolog yang Baik

oleh: Rachmad Kristiono Dwi Susilo, Ph.D* Kunjungan ke kota kelahiran, 7 sampai 9 Februari 2025 telah menyisakan kesan mendalam bagi Penulis. Bukan saja karena saat itu, cuaca di Kota Magelang sangat cerah dan tidak hujan, namun dalam waktu yang sangat pendek, Penulis berhasil bertemu dengan beberapa orang “penting” di kota kelahiran. Jelas motivasi utama sambang

dr. H. Muchamad Nur Aziz,Sp.PD,K-GH,FINASIM sedang beraudiensi dengan siswa SMPN 8 Kota Magelang.
Opini

Pak dr. Aziz yang Saya Kenal

oleh: Agung SA* Mungkin selama ini kita belum banyak mengenal Pak Dokter Aziz, Wali Kota Magelang yang saat ini ikut dalam kontestasi Pilkada 2024. Atau jika sudah mengenal, masih sebatas personal. Tetapi penulis, melihat lelaki kelahiran Tuguran, Kelurahan Potrobangsan, Kota Magelang ini dari sisi kepala daerah/wali kota yang menjalankan mandat konstitusi dalam bentuk kebijakan. Sepanjang

Penulis saat kembali ke kampung halaman Kota Magelang sekaligus berdiskusi dengan stake holder kota bertajuk kota gethuk ini.
Opini

Rodanya Masbagia di Tahun Ketiga; akan Berputar Ke Mana?

Sebuah Refleksi Kebijakan dan Sosiologis   Oleh: Rachmad Kristiono Dwi Susilo, MA, Ph.D* Bismillahirrahmannirrahiim  Sharing session yang diselenggarakan Karisma (Keluarga Remaja Islam Magelang) dan merupakan hajatan rutin di Bulan Suci Ramadan, menarik dicermati. Pada session, 14 Maret 2024, penulis mengangkat isu kota ini melalui judul ” Skema Progresif Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Komunitas di Kota Magelang.”

Program Pelatihan LPMK dengan pemateri Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Penulis.
Opini

LPMK untuk Social Engineering: Pelajaran dari Lomba LPMK se-Kota Magelang

Oleh: Rachmad Kristiono Dwi Susilo, MA, Ph.D* Kunjungan penulis pada tanggal 27 November 2023 menarik ditulis, karena dengan izin Allah SWT, penulis bertemu dengan para aktivis Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) se-Kota Magelang pada kegiatan lomba administrasi LPMK. Sebenarnya bukan kali ini saja penulis bertemu dengan  mereka. Kegiatan Peningkatan Kapasitas (capacity building) (LPMK) se-Kota Magelang,

Penulis bersama dengan Kepala Dinas DPM4KB dan Camat Magelang Selatan dalam sebuah acara pemetaan potensi dan Perencanaan Komunitas bagi aktivis LPMK se Kota Magelang.
Opini

Masyarakat Berdaya di Tengah Mitos Magel-Magel Ilang

Oleh: Rachmad Kristiono Dwi Susilo, MA, Ph.D* Bagi penulis, berkumpul atau lebih tepatnya jagongan dengan para pemberdaya dan aktivis komunitas melahirkan pengalaman dan pengetahuan baru mengenai Kota Magelang. Sebagai tenaga ahli yang membidangi sosiologi, pemberdayaan, dan inovasi sosial (social innovation), tentunya membutuhkan bahan-bahan lapang untuk mendesain perubahan kota seperti yang diharapkan pelaku pemerintahan dan masyarakat.

Penulis (kanan) berdiskusi dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Magelang MS Kurniawan, ST, MT di shelter Kawasan Ngesengan.
Opini

Bisakah Ngesengan Sebagai Titik Keramaian Baru Kota?

oleh: Rachmad K. Dwi Susilo, MA, Ph.D KUNJUNGAN penulis ke Kota Magelang pada tanggal 13 sampai dengan 15 Oktober 2023 menyisakan pengalaman dan sekaligus pembelajaran yang menarik. Penulis rencanakan dari Kota Malang untuk mengunjungi shelter kawasan Ngesengan yang hari ini sedang proses revitalisasi. Penulis memang bukan ahli teknik sipil atau ilmu bangunan, tetapi melihat kawasan

Penulis di Kantor DPMP4KB Kota Magelang.
Opini

Titik Pertumbuhan Kota Baru, Sudahkah Pada Jalan yang Benar?

oleh: Rachmad K. Dwi Susilo, MA, Ph.D* Pertemuan penulis dengan para pegiat Lembaga Keswadayan Masyarakat (LKM) se-Kota Magelang terjadi Jumat malam, 29 September 2023 lalu. Pesan melalui WhatsApp (WA) dari kepala daerah pada pukul 19.00 WIB masuk, pas setelah penulis selesai bersiap diri untuk meluncur ke Pendopo Pengabdian. “Jadi ke Pendopo jam 19.30?” Pesan yang

Penulis saat ini masih belajar tentang Sosiologi dan Kebijakan Mengatasi Sampah.
Opini

Nyawiji untuk Magelang Zero Sampah: Sebuah Gagasan untuk Kota Kelahiran

Oleh: Associate Proffesor Rachmad K. Dwi Susilo* Setelah menyampaikan materi pelatihan bagi fasilitator pengelolaan sampah yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, tanggal 28 Agustus 2023, dari pukul 09.00 sampai 11.20 WIB, pada hari sama (Senin malam), penulis bertemu kepala daerah untuk mendiskusikan isu-isu publik di kota kelahiran. Setelah diskusi tersebut penulis diantar Satpol

Penulis menekuni Kajian Sosiologi Pembangunan dan Lingkungan yang berorientasi Terapan dan Praksis.
Opini

Memupus Mitos Kota Pensiunan: Kontribusi Pemikiran untuk Kota Kelahiran

oleh: Rachmad K. Dwi Susilo, MA, Ph.D*   Kegiatan Peningkatan Kapasitas (Capacity Building) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) se-Kota Magelang, Senin, 17 Juli 2023 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP4KB) Kota Magelang diawali dengan permainan (game) inspiratif sebelum pemaparan wali kota, wakil walikota, dan penulis. Setelah

Penulis (kiri) tengah melakukan observasi dan wawancara pada keluarga tidak mampu di Kelurahan Rejowinangun Utara, Kota Magelang.
Opini

Kemiskinan di Kota Kelahiran: Sambang Lapang Keluarga Tidak Mampu (Tulisan Kedua – Bersambung)

Pekerjaan observasi (pengamatan lapang) merupakan rutinitas seorang akademisi atau sosiolog seperti penulis. Metodologi penelitian kualitatif menyatakan bahwa data observasi melengkapi survei yang biasa menggunakan kuesioner.  Tetapi, bagi penulis, observasi kali ini sangat istimewa, karena subjek yang akan diobservasi adalah saudara penulis atau kerabat penulis satu kota. Tentunya, saudara saya yang bisa dikategorikan kurang mampu. Pastilah